Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto
Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) dinilai memiliki ambisi politik menjadi pendamping Jokowi menuju Pilpres 2019 di balik pengambilalihan Ketua DPR dari tangan Ade Komaruddin (Akom).
Menanggapi hal itu, Juru Bicara Partai Golkar Nurul Arifin mengaku, hingga saat ini Golkar belum berpikir Pilpres 2019. Menurutnya, Setnov fokus kerja untuk konsolidasi partai dan kepentingan politik di tanah air."Kita belum berpikir ke sana. Sekarang ini Pak Novanto itu hanya melakukan yang terbaik bagi bangsa dan negara khususnya Golkar," kata Nurul, kepada Jurnas.com, Rabu (23/11)."Orientasi kita sekarang kerja, Pak Novanto kan sering berkunjung ke daerah, jadi kita tetap menjaga dan membuat Golkar tetap yang terbaik," tegas Nurul.Baca juga :
Pemerintah Wajib Laksanakan Rekomendasi DPR Soal Evaluasi MBG Hingga Penyelesaian Konflik Agraria
"Jadi jangan melihat kedekatan Pak Novanto dengan Pak Jokowi, pertemuan Pak Nov dengan Pak Jokowi. Kita hanya menjaga kondisi politik Indonesia saat ini," terangnya.Sebelumnya, Pakar Politik dari Universitas Indonesia Nur Iman Subono mengatakan, Setnov sebagai pimpinan Partai Golkar berambisi untuk maju di Pilpres 2019 untuk mendampingi Presiden Jokowi.
Pemerintah Wajib Laksanakan Rekomendasi DPR Soal Evaluasi MBG Hingga Penyelesaian Konflik Agraria
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Ketua DPR Ade Komaruddin Partai Golkar Setnov
























