Sabtu, 08/08/2020 09:18 WIB

Lonjakan Pasien Covid-19, Hasto: Bangsa Indonesia Perlu Tingkatkan Kedisiplinan

Sekjen PDIP Ingatkan Pentingnya Kedisiplinan Jalankan Protokol Kesehatan Covid-19

Rakor Baguna jalankan protokol kesehatan Covid-19

Jakarta, Jurnas.com - Peringatan keras Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkat meningkatnya jumlah positif covid-19 mendapat respon cepat dari PDI Perjuangan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyebut warning dari Presiden Jokowi adalah momentum meningkatkan kedisiplinan warga Indonesia.

Menurut Hasto, penyebaran covid-19 terjadi karena banyak yang mengabaikan protokol kesehatan, bahkan menganggap enteng persoalan pandemi covid-19.

"Bangsa ini harus belajar tentang kedisiplinan. Kedisiplinan untuk mengikuti aturan, kedisiplinan dalam alam pikir, dan juga kedisiplinan di dalam perilaku," kata Hasto di sela-sela Rakor Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPP PDIP, Sabtu (11/7/2020).

PDI Perjuangan sendiri berusaha untuk terus mewujudkan kedisiplinan itu, salah satunya saat melaksanakan Rapat Koordinasi Baguna. Dimana peserta dicek ulang lewat rapid test, diwajibkan melewati booth temperatur tubuh, memakai masker, dan wajib memegang hand sanitizer di tangan masing-masing.

"Bahkan tadi saya juga berpidato memakai masker, ternyata juga bisa. Sehingga, imbauan dari kepala negara tersebut harus dijabarkan oleh seluruh jajaran pemerintahan negara, baik pusat dan daerah," katanya.

Hasto juga menyampaikan bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri selalu memonitor para kepala daerah dari partainya. Para kader yang duduk sebagai kepala daerah diwajibkan melaporkan perkembangan setiap hari.

"Kita harap tak ada pihak yang mempolitisir persoalan covid ini demi kepentingan pencitraan. Karena yang paling penting adalah bagaimana semua menjaga disiplin agar protokol pencegahan covid dapat dijalankan dengan baik," katanya.

Hanto pun mengimbau seluruh kepala daerah, seluruh struktur partai, dan seluruh anggota legislatifnya, untuk menyebarluaskan pendidikan rakyat. Tujuannya membangun kesadaran hidup yang berdisiplin yang memenuhi protokol kesehatan untuk mencegah covid.

"Dan kami di partai, juga satu nafas langsung mensosialisasikan seluruh perintah dari presiden tersebut agar partai juga menjadi pelopor di dalam pencegahan covid," pungkas Hasto.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperingatkan penambahan jumlah kasus positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 mencapai 2.657 kasus per hari ini, Kamis (9/7/2020), sudah menunjukkan lampu merah lagi. Artinya, laju penambahan kasus corona di Indonesia sudah dalam posisi yang berbahaya.

“Dan juga perlu saya ingatkan, ini saya kira sudah lampu merah lagi. Hari ini secara nasional, kasus positif tinggi sekali, hari ini 2.657 kasus,” kata Jokowi saat meninjau Posko Penanganan Covid-19 Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020).

Menurutnya, sebaran penambahan kasus positif Covid-19 sangat tergantung pada strategi daerah mengendalikan pandemi virus corona. “Sebaran di seluruh tanah air sangat tergantung sekali kepada bagaiman daerah mengendalikannya,” ujar Jokowi.

TAGS : Covid-19 Jokowi PDI Perjuangan




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :