Jum'at, 24/05/2019 09:52 WIB

Perang Dagang AS-China Picu Kenaikan Harga Minyak

Minyak mentah berjangka Brent berada di harga US$70,27 per barel pada 01.04 GMT, naik 6 sen atau 0,1 persen dari penutupan terakhir mereka

OPEC setuju pada bulan Juni dengan blok 10 negara produsen minyak untuk meningkatkan pasokan global (Foto: Mark Lennihan/AP)

Sydney, Jurnas.com - Harga minyak mentah naik tipis pada Selasa (14/5), di tengah meningkatnya perang perdagangan antara Amerika Serikat dan China.

Dilansir dari Reuters, minyak mentah berjangka Brent berada di harga US$70,27 per barel pada 01.04 GMT, naik 6 sen atau 0,1 persen dari penutupan terakhir mereka. Brent mengakhiri sesi sebelumnya turun 0,6 persen.

Sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di harga US$61,17 per barel, naik 12 sen atau 0,2 persen dari penyelesaian sebelumnya. WTI ditutup turun 1 persen pada Senin (13/5).

Para analis mengatakan perang perdagangan AS-China membayangi pasar, meskipun fundamental pasar memberikan beberapa dukungan.

"Perang perdagangan penuh akan memiliki konsekuensi abadi pada pertumbuhan global, dengan serius membatasi sisi positif permintaan energi. Gangguan telah menyeimbangkan pasar, tetapi permintaan yang lebih rendah dan peningkatan produksi AS dapat membuat pembalikan cepat," kata Alfonso Esparza, pasar senior analis, OANDA.

China menentang peringatan dari Presiden AS Donald Trump dan bergerak untuk mengenakan tarif lebih tinggi pada berbagai barang AS termasuk sayuran beku dan gas alam cair.

Fokus juga ada di Timur Tengah setelah Arab Saudi pada hari Senin mengatakan bahwa dua tanker minyaknya termasuk di antara mereka yang diserang di lepas pantai Uni Emirat Arab, dan menggambarkannya sebagai upaya untuk merusak keamanan pasokan minyak mentah di tengah ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Departemen Energi AS mengatakan pada hari Senin bahwa mereka yakin pasar minyak global dipasok dengan baik.

TAGS : Harga Minyak Brent Berjangka West Texas Intermediate




TERPOPULER :