Minggu, 26/05/2019 00:32 WIB

NASA Temukan Fenomena Mirip Gempa di Mars

Robot NASA InSight untuk pertama kali mendeteksi dan mengukur fenomena `marshquake`, getaran seismologis yang terjadi di Mars.

Permukaan Mars

New York, Jurnas.com – Robot NASA InSight untuk pertama kali mendeteksi dan mengukur fenomena `marshquake`, getaran seismologis yang terjadi di Mars. Demikian laporan Jet Propulsion Laboratory (JPL) di California, Amerika Serikat pada Rabu (24/4).

Dilansir dari Reuters, terobosan tersebut datang hampir lima bulan setelah InSight, pesawat luar angkasa pertama yang dirancang khusus untuk mempelajari interior dunia jauh, mendarat di permukaan Mars untuk memulai misi seismologis selama dua tahun.

Gemuruh samar yang dicirikan oleh para ilmuwan JPL sebagai kemungkinan gempa, yang kira-kira sama dengan gempa berkekuatan 2,5 SR, dicatat pada 6 April pada hari ke-128 sejak pendaratan perdana.

Getaran itu dideteksi oleh seismometer buatan Prancis milik InSight, sebuah instrumen yang cukup sensitif untuk mengukur gelombang seismik, hanya setelah dari jari-jari atom hidrogen.

“Kami telah mengumpulkan kebisingan latar belakang hingga saat ini, tetapi acara pertama ini secara resmi memulai bidang baru: seismologi Mars,” kata penyelidik utama InSight Bruce Banerdt dalam pernyataan resminya.

Para ilmuwan masih memeriksa data untuk secara meyakinkan menentukan penyebab pasti dari sinyal gempa, tetapi getaran tampaknya berasal dari dalam Mars, yang disebabkan oleh kekuatan di atas permukaan, seperti angin.

"Tingkat frekuensi tinggi dan pita lebar sangat mirip dengan apa yang kita dapatkan dari proses gempa. Jadi kami sangat yakin bahwa ini adalah marsquake," ujar Philippe Lognonné, seorang geofisika dan profesor ilmu keplanetan di Universitas Paris Diderot di Perancis dan peneliti utama untuk seismometer InSight.

Namun, getaran yang begitu kecil akan benar-benar hilang di antara lusinan seismik kecil yang terjadi di sana setiap hari.

"Perkiraan informasi kami adalah bahwa ini adalah peristiwa yang sangat kecil yang relatif dekat, mungkin dari 50 hingga 100 kilometer jauhnya" imbuh Banerdt.

Permukaan Bulan dan Mars sangat tenang dibandingkan dengan Bumi, yang mengalami kebisingan seismik tingkat rendah yang konstan dari lautan dan cuaca serta gempa yang terjadi di sepanjang garis patahan bawah tanah, yang diciptakan oleh geseran lempeng tektonik di kerak planet.

Mars dan bulan tidak memiliki lempeng tektonik. Aktivitas seismik mereka justru didorong oleh proses pendinginan dan kontraksi yang menumpuk sehingga cukup kuat untuk memecahkan kerak.

Tiga sinyal seismik lain yang jelas diambil oleh InSight pada tanggal 14 Maret, 10 April dan 11 April, tetapi bahkan lebih kecil dan lebih ambigu asalnya, membuat para ilmuwan kurang yakin bahwa itu adalah marsquake yang sebenarnya.

TAGS : Planet Mars Robot InSight Gempa




TERPOPULER :