Senin, 26/08/2019 13:50 WIB

Penyebab Jatuhnya Pesawat Lion JT-610 Masih Jadi Misteri

Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono mengatakan akan menerbitkan laporan awal mengenai penyebab kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 PK-LQP yang jatuh di Perairan Karawang, bulan mendatang.

Pesawat Wings Air anggota Lion Air Group (Foto: Muti)

Jakarta - Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono mengatakan akan menerbitkan laporan awal mengenai penyebab kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 PK-LQP yang jatuh di Perairan Karawang, bulan mendatang.

“Preliminary report itu akan berisikan data dan fakta yang kami temukan berdasarkan hasil investigasi,” kata Soerjanto Tjahjono, Senin (05/11) di Jakarta.

Soerjanto mengatakan saat ini pihaknya tengah menginvestigasi kasus tersebut, bersama pemerintah Amerika, Boeing, dan perusahaan pabrikan mesin.

Identifikasi itu, lanjut Soerjanto, juga dilakukan bersama Australia, Singapura dan Arab Saudi.

“Mereka membantu baik peralatan maupun pakar spesialis black box,” kata Soerjanto.

Sejauh ini, kata Soerjanto, Flight Data Recorder (FDR) sudah ditemukan. Pihaknya sudah mengunduh data dari FDR itu, berupa 1760 parameter mengenai kecepatan pesawat, ketinggian pesawat, besaran temperature hingga posisi kemudi pesawat.

Saat ini, lanjut Soerjanto, pihaknya tengah memverifikasi data-data tersebut.

“Jika verifikasi sudah dilakukan, baru kita gunakan untuk analisa,” kata Soerjanto.

Tim SAR gabungan, menurut Soerjanto, masih mencari kotak hitam kedua, yaitu Cockpit Voice Recorder (CVR). Kotak itu berisikan rekaman suara percakapan pilot dengan menara pengontrol, suara kokpit selama penerbangan hingga komunikasi yang terjadi antara kokpit dnegan kabin.

Pesawat Lion Air JT 610 PK-LQP berjenis Boeing 737 MAX 8 kecelakaan pada Senin di Laut Jawa, tepatnya di Perairan Karawang, Jawa Barat.

Ini merupakan pesawat baru Lion Air B 737-800 Max yang beroperasi sejak Agustus lalu dengan lama penerbangan 800 jam.

Pesawat berisikan 189 orang, sebanyak Sebanyak 181 orang di antaranya merupakan penumpang dan delapan lainnya awak pesawat.

Dari Jakarta, pesawat berangkat menuju Pangkal Pinang pukul 06.10 WIB dan hilang kontak setelah 13 menit mengudara. (aa)

TAGS : Pesawat Jatuh Lion Air Maskapai Penerbangan




TERPOPULER :