Jum'at, 16/11/2018 01:44 WIB

John Kennedy Desak AS Lawan Ancaman Arab Saudi

John Kennedy memberikan sejumlah opsi kepada AS dan komunitas internasional untuk mengecam tindakan Arab Saudi itu.
 
 

Putra mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Foto: Bandar Algaloud/Saudi Kingdom Council/Anadolu Agency)

New York  - Senator Partai Republik, John Kennedy mendesak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak melempem, bila Arab Saudi terbukti membunuh wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi.

Kennedy mengatakan kepada wartawan, jika isu Khashoggi benar dibunuh, maka Kongres terbuka untuk duduk dan berbicara dengan Presiden AS, Donald Trump mengenai bagaimana mengecam Arab Saudi yang menyebabkan kehancuran di Timur Tengah.

John Kennedy memberikan sejumlah opsi kepada Gedung Putih dan komunitas internasional untuk mengecam tindakan Arab Saudi itu.

``Ada sejumlah opsi. Bisa dengan mengusir diplomat mereka. Anda bisa membuat keputusan di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Anda bisa membatasi penjualan senjata. Anda juga dapat menjatuhkan sanksi pada individu," ujar Kennedy.

"Namun semua itu harus sesuai dengan nilai-nilai kebijakan luar negeri AS. Di sini Amerika. Kita tidak bisa mengisolasi diri kita dari bagian dunia lainnya,`` kata Kennedy.

Khashoggi, seorang jurnalis terkemuka, menghilang sejak memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober. Pada hari yang sama ketika Khashogi memasuki konsulat, 15 warga Saudi, termasuk beberapa pejabat, tiba di Istanbul dengan dua pesawat dan mengunjungi konsulat.

Semua individu yang diidentifikasi tersebut telah meninggalkan Turki.

Otoritas Arab Saudi belum memberikan penjelasan yang jelas tentang nasib Khashoggi, sementara beberapa negara  terutama Turki, AS, dan Inggris  menekan agar kasus itu diselesaikan sesegera mungkin.

 

TAGS : Arab Saudi Turki Jamal Khashoggi Amerika Serikat




TERPOPULER :