Rabu, 21/11/2018 10:30 WIB

Kemenpar Imbau Penyelenggara Wisata Tak Abaikan Keselamatan Anak

Penyelenggara wisata diminta memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan anak-anak saat libur Lebaran.

Penyelenggara wisata diminta memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan anak-anak saat libur Lebaran (Foto: Instagram/Yunita Debby)

Jakarta - Derasnya animo masyarakat berwista dalam mengisi liburan bagi anak-anak dan keluarga saat ini mengharuskan penylenggara pariwisata dan masyarakt terutama keluarga bahu-membahu mewujukan pariwisata ramah anak yang fokus pada keselamatan anak.

Deputi Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Rizki Handayani mengharuskan penyelenggara usaha pariwisata dan masyarakat turut serta mewujudkan wisata yang ramah anak.

"Selama ini kami telah berkoordinasi dengan jajaran dinas pariwisata setempat agar mempunyai SOP pelayanan di masa-masa liburan, untuk meminimalisi kasus di tempat wisata," ujar Rizki di Jakarta, Selasa (12/6).

Rizki juga memberi enam imbauan kepada manajemen pariwisata, yaitu:

1. Memastikan penyelenggaraan pariwisata memberikan rasa aman dan nyaman untuk libutan anak dengan mengutamakan aspek keselamatan jiwa anak dari permainan dan hiburan yang ekstrim membahayakan jiwa untuk mengancam kesehatan anak.

2. Memastikan fasilitas pariwisata seperti infrastruktur arena liburan anak agar dapat diakses dengan mudah dan tidak membahayakan anak-anak. Memberikan fasilitas yang memudahkan bagi anak, misalnya toilet yang memadai/ramah bagi anak dan arena laktasi bagi bayi.

3. Memastikan penyelenggaraan pariwisata memiliki pelayanan security system berbasis kebutuhan anak dengan mengutamakan pencegahan terjadinya penculikan anak di tempat wisata outdoor dan perairan.

4. Memastikan penyelenggara pariwisata berkomitmen tidak mempekerjakan anak di bawah 18 Tahun baik untuk kepentingan industri hiburan dan pariwisata pada pukul 18.00 sampai pukul 06.00 WIB.

5. Memastikan penyelenggara pariwisata tidak menggunakan jasa anak untuk kepentingan wisata dan membawa hal-hal yang bersifat pornografi, eksploitasi seksual dan eksploitasi ekonomi.

6.Memastikan penyelenggara pariwisata yang membeikan partisipasi jasa anak berkomitmen tidak memberikan pekerjaan yang berat dan berbahaya secara fisik dan psikologis untuk anak sesuai dengan aturan yang berlaku dengan tetap menghormati hak-hak dasarnya.

TAGS : Wisata Ramah Anak Lebaran Kementerian Pariwisata




TERPOPULER :