Kamis, 23/11/2017 08:56 WIB

Mayoritas Milenial Tak Lebih Baik dari Orangtuanya

Hanya beberapa orang berprestasi tinggi dan orang-orang di sektor teknologi dan keuangan yang memiliki prospek lebih baik daripada orangtua mereka.

Generasi milenial (cengage.com)

Zurich - Sebuah studi dari Credit Suisse menyebutkan, mayoritas generasi milenial tidak mudah mencari uang dan pekerjaan yang lebih baik dari orangtua mereka, meskipun mereka lebih terdidik.

Kajian itu memaparkan data dari Biro Sensus Amerika Serikat. Disebutkan, generasi milenial yang lahir antara 1982 dan 2000 (usia 17 hingga 35 tahun) menghadapi peraturan pinjaman yang lebih ketat, harga rumah meroket, dan mobilitas pendapatan yang rendah.

"Saat ini generasi baby boomers (generasi yang lahir dari 1940-1964) yang menguasai jabatan tertinggi, lapangan pekerjaan, dan perumahan, maka generasi milenial tidak akan lebih baik daripada orangtua mereka pada usia yang sama, terutama soal pendapatan, kepemilikan rumah, dan kesejahteraan lainnya," demikian Credit Suisse dalam Laporan Kekayaan Global tahunannya, yang dipublikasikan pada Selasa.

Akibatnya, hanya beberapa orang berprestasi tinggi dan orang-orang di sektor yang menguntungkan seperti teknologi dan keuangan yang memiliki prospek lebih baik daripada orangtua mereka.

Secara keseluruhan, Credit Suisse menemukan kekayaan global pada medio 2017 mencapai 280 triliun dolar AS, naik 6,4 persen dari tahun ke tahun. Ini merupakan laju pertumbuhan tercepat sejak 2012 berkat melonjaknya pasar ekuitas dan aset non-finansial yang lebih berharga seperti properti. Namun, kekayaan itu sangat terkonsentrasi dan menunjukkan kesenjangan ekonomi makin melebar.

Studi itu menyebutkan, sebanyak 36 juta orang kaya memiliki 46 persen kekayaan di dunia, sementara 70 persen orang dewasa yang jumlahnya 3,5 miliar hanya punya kurang dari 10.000 ribu dolar AS dan hanya mampu total menguasai 2,7 persen kekayaan. (Reuters)

TAGS : Generasi milenial pendapatan ekonomi




TERPOPULER :