Sabtu, 21/10/2017 15:31 WIB

Internasional

Terungkap! Ini Tujuan AS Sebar Sistem THAAD di Korut

Menurut Borisenko, Washington hanya menggunakan ancaman rudal Korea Utara hanya sebagai dalih untuk menerapkan sistem THAAD yang dekat dengan perbatasan Rusia dan China.

Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) (Foto: Reuters)

Moskow - Georgiy Borisenko, Direktur Departemen Luar Negeri Amerika Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan sistem pertahanan rudal THAAD Amerika Serikat di Korea Selatan menargetkan Rusia dan China.

Menurut Borisenko, Washington hanya menggunakan ancaman rudal Korea Utara hanya sebagai dalih untuk menerapkan sistem THAAD yang dekat dengan perbatasan Rusia dan China.

"Tapi faktanya, sistem ini benar-benar tidak mampu mencegah Korea Utara untuk melakukan pembalasan jika terjadi agresi terhadapnya. Sistem THAAD tidak mampu mencegat peluru artileri. Oleh karena itu, mereka sama sekali tidak dibutuhkan melawan Korea Utara," kata diplomat Rusia tersebut.

"Jadi, kami dan mitra kami di China sangat menyadari bahwa THAAD itu diarahkan untuk melawan Rusia dan China," tegas Borisenko, dilansir dari Sputnik, Rabu (11/10)

Rusia dan China menentang pengerahan sistem THAAD. Ia mengatakan sistem ini dapat memperburuk situasi di sekitar Semenanjung Korea.

Amerika Serikat dan Korea Selatan menyebarluaskan  sistem THAAD sebagai langkah penting di tengah meningkatnya ketegangan di semenanjung Korea karena program senjata nuklir Korea Utara.

Sejumlah negara lain, termasuk China dan Rusia, menentang pengerahan THAAD, karena masalah keamanan.

Langkah ini juga mendapat tentangan keras dari warga setempat di Korea Selatan. Ratusan warga di provinsi utara Gyeongsang memprotes keputusan pemerintah; Protes telah menyebabkan bentrokan dengan polisi.

TAGS : Korea Utara Amerika Serikat Rusia THAAD




TERPOPULER :

TERKINI

Komdis PSSI Kenakan Sanksi Madura United

Madura United oleh PSSI dinilai telah melakukan pelanggar...

SBY Puji Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Ketua Umum Partai Demokrat SBY menyampaikan ucapan selama...

Bosan Dikambing Hitamkan? Ikuti Tips Ini

Ini langkah-langkah buat kalian yang diperlakukan tidak a...

Kumpulkan Mainan, Wanita Ini Pecahkan Rekor Dunia

Harnes menambahkan koleksinya hampir 2.000 keping, tapi d...

Ketua DPR: Pesantren Merupakan Roh Bangsa Indonesia

Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) menghadiri Haul ke-28...

Pemahaman Pancasila Bendung Paham Radikal

Pemahaman radikal ini sangat berbahaya sebab paham terseb...

HNW: Komunis Radikalisme Paling Radikal

Sila-sila Pancasila bisa dijadikan alat untuk melaksanaka...

Bantahan Mantan PM Malaysia, "Saya Tak Hina Orang Bugis"

Pernyataan itu membuat Persatuan Perpaduan Rumpun Bugis M...

Wow, Pemakaman Raja Thailand Habiskan Dana Rp1,2 Triliun

Sebuah pemakaman yang mewah akan digelar oleh kerajaan un...

Kendaraan Freeport Ditembaki Orang Tak Dikenal

Penembakan terjadi terhadap kendaraan patroli Security an...

Amerika Akui Senjata Kimia Bukan Perbuatan Assad

AS telah mengakui bahwa serangan senjata kimia Sarin yang...