Sabtu, 21/10/2017 15:30 WIB

Internasional

Rodrigo Duterte Desak Sekutunya Lawan Korut

Presiden Rodrigo Duterte meminta sekutu Filipina untuk bersatu melawan ancaman rudal dan nuklir Korea Utara.

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte saat memberikan keterangan pers

Jakarta - Presiden Rodrigo Duterte meminta sekutu Filipina untuk bersatu dalam melawan ancaman rudal dan nuklir Korea Utara, Rabu (11/10)

"Ini akan menguntungkan kita jika Anda bersatu menunjukkan solidaritas dengan bagian dunia lainnya. Bukan hanya karena kita menghadapi begitu banyak tantangan dan ancaman, tapi (karena) orang kecil di sana di Korea Utara bermain dengan senjata berbahaya," kata Duterte seperti dikutip oleh Kantor Berita Filipina.

Duterte mengatakan sekutu terkuat negara tersebut harus tetap bersatu dalam menangani kasu di semenanjung Korea yang terus meningkat.

"Jadi saya berharap dalam beberapa hari mendatang, kita tetap bersama, terutama aliansi antara kita - Filipina, Amerika dan bahkan China," katanya." (Korea Utara) hanya tetangga China, dan setiap kerusakan menggunakan bom nuklir, senjata nuklir, akan segera menghancurkan Asia Tenggara dan Filipina tidak terkecuali."

Duterte mengatakan negara harus membentuk aliansi yang kuat untuk menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un bahwa agar berhenti mengancam dunia. Ia juga mencatat, hanya China yang mampu menghentikan rencana Korea Utara.

"China tampaknya satu-satunya kunci dalam rencana kekerasan Negara itu. Anda harus terus mengawasinya, dan selalu siap untuk dipersiapkan," jelasnya

Manila berulang kali meminta Pyongyang menghentikan tindakan provokatifnya yang meningkatkan ketegangan dan bisa membahayakan kehidupan.

Sebagai ketua Asosiasi Bangsa-Bangsa Asia Tenggara saat ini, Filipina juga menawarkan untuk berperan dalam menciptakan ruang diplomatik untuk menghasilkan dialog yang berarti mengenai ketegangan di semenanjung Korea, demikian Anadolu Agency, Rabu (11/10)

TAGS : Rudal Korea Utara Filipina Amerika Serikat




TERPOPULER :

TERKINI

Komdis PSSI Kenakan Sanksi Madura United

Madura United oleh PSSI dinilai telah melakukan pelanggar...

SBY Puji Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Ketua Umum Partai Demokrat SBY menyampaikan ucapan selama...

Bosan Dikambing Hitamkan? Ikuti Tips Ini

Ini langkah-langkah buat kalian yang diperlakukan tidak a...

Kumpulkan Mainan, Wanita Ini Pecahkan Rekor Dunia

Harnes menambahkan koleksinya hampir 2.000 keping, tapi d...

Ketua DPR: Pesantren Merupakan Roh Bangsa Indonesia

Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) menghadiri Haul ke-28...

Pemahaman Pancasila Bendung Paham Radikal

Pemahaman radikal ini sangat berbahaya sebab paham terseb...

HNW: Komunis Radikalisme Paling Radikal

Sila-sila Pancasila bisa dijadikan alat untuk melaksanaka...

Bantahan Mantan PM Malaysia, "Saya Tak Hina Orang Bugis"

Pernyataan itu membuat Persatuan Perpaduan Rumpun Bugis M...

Wow, Pemakaman Raja Thailand Habiskan Dana Rp1,2 Triliun

Sebuah pemakaman yang mewah akan digelar oleh kerajaan un...

Kendaraan Freeport Ditembaki Orang Tak Dikenal

Penembakan terjadi terhadap kendaraan patroli Security an...

Amerika Akui Senjata Kimia Bukan Perbuatan Assad

AS telah mengakui bahwa serangan senjata kimia Sarin yang...