Sabtu, 21/10/2017 15:13 WIB

INTERNASIONAL

AS-Korsel Sepakat Berbagi Informasi Sebelum Serang Korut

Washington dan Seoul telah sepakat untuk saling menginformasikan satu sama lain sebelum mengambil langkah apapun terkait persoalan Korea Utara

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: Asiancoresspondent)

Washington - Washington dan Seoul telah sepakat untuk saling menginformasikan satu sama lain sebelum mengambil langkah apapun terkait persoalan Korea Utara, menunjukkan bahwa AS tidak akan menyerang Korut sebelum menginformasikan perintah militer Korea Selatan.

Asiancoresspondent melansir, pemerintah Korea Selatan mengumumkan berita tersebut pada hari Jum`at setelah kepala kantor Keamanan Nasional Presiden Chung Eui melakukan komunikasi dengan rekannya dari Amerika H.R. McMaster melalui telepon.

Chung dan McMaster membahas kondisi kemanan Semenanjung Korea yang saat ini panas karena provokasi Korut, dan bagaimana cara untuk menghadapi ancaman tersebut.

"Kedua belah pihak menegaskan kembali janji mereka untuk secara dekat dan transparan bekerja sama mengenai langkah yang harus diambil di setiap tahap untuk membantu memastikan keamanan Korea Selatan, AS dan rakyat mereka," ujar pemerintah Korsel.

Membalas ancaman Kim Jong Un terkait penyerangan di wilayah Amerika, Guam, Trump menyatakan bahwa AS akan menyebabkan sebuah peristiwa yang tidak pernah dilihat orang sebelumnya.

Trump menyatakan bahwa diktator Korea Utara telah sangat menghina negaranya, "dia telah mengatakan hal yang mengerikan, dan bersamaku dia tidak akan lolos begitu saja."

"Ini bukan ancaman, ini adalah statemen," tambahnya. "Dia tidak akan seenaknya mengancam Guam, dan Amerika, Jepang dan Korea Selatan," tegas Trump.

Menanggai persoalan ini China telah menjelaskan posisinya, dan mengatakan "jika Korut meluncurkan rudal ke tanah AS dan Amerika melakukan pembalasan, China akan tetap netral," tulis salah satu artikel dalam surat kabar China.

"Jika AS dan Korea Selatan melakukan pemogokan dan mencoba menggulingkan rezim Korea Utara dan mengubah kondisi politik semenanjung Korea, China akan mencegah mereka melakukannya."

TAGS : Internasional Korea Utara Korea Selatan Amerika Serikat




TERPOPULER :

TERKINI

Bosan Dikambing Hitamkan? Ikuti Tips Ini

Ini langkah-langkah buat kalian yang diperlakukan tidak a...

Kumpulkan Mainan, Wanita Ini Pecahkan Rekor Dunia

Harnes menambahkan koleksinya hampir 2.000 keping, tapi d...

Ketua DPR: Pesantren Merupakan Roh Bangsa Indonesia

Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) menghadiri Haul ke-28...

Pemahaman Pancasila Bendung Paham Radikal

Pemahaman radikal ini sangat berbahaya sebab paham terseb...

HNW: Komunis Radikalisme Paling Radikal

Sila-sila Pancasila bisa dijadikan alat untuk melaksanaka...

Bantahan Mantan PM Malaysia, "Saya Tak Hina Orang Bugis"

Pernyataan itu membuat Persatuan Perpaduan Rumpun Bugis M...

Wow, Pemakaman Raja Thailand Habiskan Dana Rp1,2 Triliun

Sebuah pemakaman yang mewah akan digelar oleh kerajaan un...

Kendaraan Freeport Ditembaki Orang Tak Dikenal

Penembakan terjadi terhadap kendaraan patroli Security an...

Amerika Akui Senjata Kimia Bukan Perbuatan Assad

AS telah mengakui bahwa serangan senjata kimia Sarin yang...

Posting Angka Kejahatan di Inggris, Trump Dituding Menyebar Kebencian

Donald Trump dituding menyebarkan kejahatan dan kebencian...

Pengungsi Anak Rohingya Terancam Penyakit Menular

Badan Anak PBB (UNICEF) menyatakan kondisi hidup yang men...