Sabtu, 21/10/2017 15:20 WIB

Saksi Koruptor Tambah Kekuatan Pansus Angket KPK, Kok Bisa?

Pansus Hak Angket KPK mengaku dapat kekuatan dari Miko yang juga sebagai saksi kasus suap mantan Ketua MK Akil Mochtar.Bagaimana bisa?

Pansus Angket KPK bersama Miko kunjungi Safe House KPK

Jakarta - Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku dapat kekuatan dari Miko Panji Tirtayasa yang juga sebagai saksi kasus suap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar. Bagaimana bisa?

Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, keterangan yang disampaikan keponakan terpidana kasus suap hakim MK, Muhtar Efendi tersebut memperkuat penyelidikan Pansus Angket KPK.

"Keterangan yang disampaikan saudara Miko semakin menambah kekuatan Pansus," kata Agun, saat melakukan kunjungan safe house, di Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (11/8).

Hal itu, kata Agun, terkait keterangan Miko soal adanya ancaman dan safe house atau rumah aman untuk saksi tersangka korupsi. Menurutnya, kesaksian Miko akan dikonfrontasi dengan pihak KPK dan sejumlah nama yang disebutkan.

"Pada waktunya kita juga akan melakukan konfrontasi dengan pihak KPK termasuk dengan sejumlah orang," terangnya.

Sebab, kata Agun, rumah aman yang selama ini disampaikan pihak KPK tidak sesuai dengan bukti di lapangan. Dimana, Pansus Angket KPK menilai rumah tersebut sebagai tempat penyekapan.

"Ternyata yang diutarakan Jubir KPK, pimpinan KPK tentang safe house, kalau lihat kenyataan faktanya itu bukan safe house, bukan rumah aman. Karena rumah aman itu ada dalam UU saksi dan korban," tegasnya.

Diketahui, Miko merupakan saksi kasus suap mantan Ketua MK Akil Mochtar. Meski berlakangan Miko mengaku keterangan yang disampaikan dalam persidangan kasus suap hakim MK tersebut adalah bohong.

Miko juga merupakan keponakan dari Muhtar Efendi sebagai terpidana kasus suap Hakim MK. Akibat kesaksiannya, Akil Mochtar dan Muhtar Efendi mendekam di Lapas Sukamiskin.

Belakangan, Miko mengaku terpaksa memberikan keterangan bohong dalam kasus suap Akil Mochtar, karena ancaman penyidik KPK Novel Baswedan. Selain itu, Miko juga mendapat tawaran yang menggiurkan dan akan mendapat bayaran dengan transfer dana dari pihak KPK dan pihak lain.

TAGS : Angket KPK Pansus Angket KPK Kasus e-KTP




TERPOPULER :

TERKINI

Komdis PSSI Kenakan Sanksi Madura United

Madura United oleh PSSI dinilai telah melakukan pelanggar...

SBY Puji Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Ketua Umum Partai Demokrat SBY menyampaikan ucapan selama...

Bosan Dikambing Hitamkan? Ikuti Tips Ini

Ini langkah-langkah buat kalian yang diperlakukan tidak a...

Kumpulkan Mainan, Wanita Ini Pecahkan Rekor Dunia

Harnes menambahkan koleksinya hampir 2.000 keping, tapi d...

Ketua DPR: Pesantren Merupakan Roh Bangsa Indonesia

Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) menghadiri Haul ke-28...

Pemahaman Pancasila Bendung Paham Radikal

Pemahaman radikal ini sangat berbahaya sebab paham terseb...

HNW: Komunis Radikalisme Paling Radikal

Sila-sila Pancasila bisa dijadikan alat untuk melaksanaka...

Bantahan Mantan PM Malaysia, "Saya Tak Hina Orang Bugis"

Pernyataan itu membuat Persatuan Perpaduan Rumpun Bugis M...

Wow, Pemakaman Raja Thailand Habiskan Dana Rp1,2 Triliun

Sebuah pemakaman yang mewah akan digelar oleh kerajaan un...

Kendaraan Freeport Ditembaki Orang Tak Dikenal

Penembakan terjadi terhadap kendaraan patroli Security an...

Amerika Akui Senjata Kimia Bukan Perbuatan Assad

AS telah mengakui bahwa serangan senjata kimia Sarin yang...