https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kelahiran Prematur, Komplikasi Umum bagi Ibu Hamil Kembar

Eka Wahyu Pramita | Senin, 07/10/2019 08:45 WIB



Kelahiran prematur adalah komplikasi yang paling umum untuk perempuan hamil dengan kembar dua atau kelipatan. Ilustrasi bayi (Foto : Istimewa)

Jurnas.com - Jahat hiburan tengah diselimuti duka atas kehilangan bayi kembar buah cinta pasangan Irish Bella dan Ammar Zoni. Seperti diberitakan sebelumnya, Ibel mengalami perdarahan dan bayi lahir prematur.

Berbicara mengenai prematur, Indonesia menduduki peringkat kelima dunia negara dengan jumlah bayi prematur terbanyak di dunia, mencapai 675.700 bayi di tahun 2010 berdasarkan laporan Born Too Soon milik The Global Action Report on Preterm Birth dari PBB, dilansir dari Kompas.

Bayi prematur tidak hanya berukuran lebih kecil daripada bayi pada umumnya, namun mereka juga dapat memiliki berbagai masalah fisik dan perkembangan. 

Baca juga :
Kabar Duka, Bayi Kembar Irish-Ammar Meninggal Dunia

Dikutip dari Hello Sehat, diperkirakan 50 persen dari kehamilan kembar dua berakhir dalam kelahiran prematur dan hampir semua kejadian kembar kelipatan yang lebih tinggi (90 persen) dilahirkan prematur.

Sebanyak 36 persen dari kembar tiga dilahirkan sebelum 32 minggu kehamilan, menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Ifeoma Offiah dan tim peneliti dari Rumah Sakit Bersalin Universitas Cork, Irlandia.

Baca juga :
Wanita Ini Lahirkan Anak Kembar di Usia 73 Tahun

Kelahiran prematur adalah komplikasi yang paling umum untuk perempuan hamil dengan kembar dua atau kelipatan selanjutnya, yang diikuti oleh berat badan lahir rendah, morbiditas neonatal dan perinatal, neonatal, dan kematian bayi.

Kehamilan kembar dua dan seterusnya hanya menempati 2-3 persen dari seluruh kehamilan, tapi mencakup lebih dari 17 persen kelahiran prematur terlambat, dan 23 persen kelahiran prematur ekstrem.

Baca juga :
Viral, Perempuan di Irak Lahirkan 7 Bayi Kembar

Rata-rata usia kelahiran dari kebanyakan kehamilan ganda terjadi di peridoe kelahiran prematur lambat (34-36 minggu usia kehamilan) akibat terjadinya awal persalinan spontan dan kelahiran prematur iatrogenik.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Bayi Kembar Kelahiran Prematur Komplikasi Kehamilan

Terkini | Selasa, 19/05/2026 02:40 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777