https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

FPG MPR Ajak Masyarakat Gunakan Pemilu Untuk Indonesia Lebih Baik

Herwin Wijaya | Senin, 01/04/2019 13:43 WIB



Sekjen Partai Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus, yang hadir mewakili Ketua Partai Golkar Airlangga Hartarto, menuturkan dirinya memberi apresiasi atas apa yang dilakukan oleh FPG di MPR. MPR

Jakarta, Jurnas.com - Ruang GBHN, Gedung Nusantara V, Komplek MPR/DPR/DPD, Jakarta, 1 April 2019, dipenuhi oleh politisi Partai Golkar, mahasiswa, dan pengamat politik. Mereka berada di sana untuk menghadiri acara yang digelar oleh Fraksi Partai Golkar (FPG) di MPR. Acara yang dimulai pukul 10.00 WIB itu adalah ‘Seminar dan Peluncuran Buku’ yang bertema: “Pemilu Damai, Berintegritas, dan Menyejahterakan”.

Dalam sambutan, Ketua FPG di MPR sekaligus penulis buku, Agun Gunandjar Sudarsa, mengatakan seminar yang digelar hari itu merupakan rangkaian dari seminar-seminar yang telah dilakukan oleh partai berlambang pohon beringin itu sejak Agustus 2018. “Ini salah satu bentuk tanggung jawab FPG atas posisi politiknya terhadap masalah kebangsaan”, ujarnya.

Terkait pelaksanaan Pemilu 2019 yang menurutnya tinggal menghitung hari, dirinya mengatakan Partai Golkar mengajak kepada masyarakat untuk bisa memilih dan memilah kontestan mana yang mampu menghadirkan Pemilu tidak hanya damai namun juga berintegritas dan menyejahterakan. “Juga harga menghargai, saling menghormati, fair, jujur, tidak melakukan money politic dan serangan fajar”, ungkapnya. ”Hal demikian perlu benar-benar terjaga”, tambahnya.

Baca juga :
Majelis Etik Ombudsman Terima 12 Laporan Dugaan Pelanggaran Hery Susanto

Apa yang diharapkan Partai Golkar, menurut pria asal Kota Bandung, Jawa Barat, itu tak hanya seperti yang dipaparkan. Menurutnya, masyarakat juga diajaknya memilih dan memilah calon dari kontestan mana yang bisa memberi gagasan baru dalam masalah kebangsaan dan kedaulatan rakyat. “Memberi gambaran dan gagasan baru ini sangat penting untuk wajah Indonesia lima tahun ke depan”, ucapnya. Dipaparkan tantangan yang ada di masyarakat seperti masalah lapangan pekerjaan, kemajuan teknologi informasi, dan budaya global. “Kebijakan pembangunan yang ada diharap tak meluluhlantakan budaya lokal yang sebenarnya menjadi karakter bangsa”, tuturnya.

Untuk itu diharapkan kontestan yang ada mampu menyodorkan solusi bagi masyarakat. Dicontohkan bagaimana masalah yang dihadapi kaum milineal bisa diatasi. “Jadi Partai Golkar tidak hanya hadir di TPS tetapi juga memberi jaminan 5 tahun ke depan yang menyejahterakan”, ucapnya.

Baca juga :
Final Wilayah Barat NBA, Spurs Paksa Thunder Jalani Gim Tujuh

Bagi Agun ini penting sebab kedaulatan rakyat tidak hanya saat berada di TPS namun 5 tahun selanjutnya, rakyat juga berhak atas kedaulatan di bidang ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan lainnya. Pentingnya kontestan Pemilu untuk menghadirkan gagasan sebab diakui menjelang Pemilu tahun ini masih banyak muncul caci maki, hoax, dan beragam fitnah. Dirinya dengan tegas mengajak kepada semua untuk menjadikan Pemilu sebagai sarana menciptakan masa depan yang lebih baik.

Sekjen Partai Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus, yang hadir mewakili Ketua Partai Golkar Airlangga Hartarto, menuturkan dirinya memberi apresiasi atas apa yang dilakukan oleh FPG di MPR. “Berbagai seminar yang telah digelar mampu meningkatkan citra partai di tengah masyarakat”, ungkapnya. Dikatakan, FPG kreatif meningkatkan sumbangsih kepada masyarakat dalam menghadapi Pemilu. “Partai Golkar ingin Pemilu yang damai, berintegritas, dan menyejahterakan”, paparnya. Bagi Lodewijk, Pemilu harus dilaksanakan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila untuk mewujudkan kedaulatan rakyat. “Ini harus menjadi pemahaman bersama”, tuturnya.

Baca juga :
KPK Ungkap Masih Ada Pungli hingga Titipan Calon Siswa pada SPMB

Pemilu damai menurutnya sebagai modal dasar bagi keberadaan pemerintahan yang terbentuk pasca Pemilu. Untuk itulah hajatan lima tahun sekali itu perlu diselenggarakan secara transparan dan akuntabel. Ada tiga faktor yang menurut pria berpangkat terakhir letnan jenderal itu mampu membuat Pemilu menjadi damai. Tiga faktor itu tingkat kecerdasan masyarakat yang memahami kondisi bangsa, kesiapan partai politik dalam mempersiapkan kader yang kredible, dan kesiapan penyelenggara Pemilu yang Luber Jurdil.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR

Terpopuler

Kamis, 23/07/2026 04:04 WIB
Gaya Hidup

20 Contoh Ucapan Hari Anak Nasional yang Penuh Makna

Rabu, 22/07/2026 01:01 WIB
Humanika

22 Juli 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777