https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Trump Sebt Iran Mulai Serius Bahas Perundingan Damai

Mutiul Alim | Sabtu, 25/07/2026 14:30 WIB



Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia belum memutuskan serangan besar-besaran terhadap Iran, seiring Teheran yang kini mulai serius dalam perundingan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Foto: AP)

Washington, Jurnas.com - Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia belum memutuskan serangan besar-besaran terhadap Iran, seiring Teheran yang kini mulai serius dalam perundingan dengan Washington.

Komentarnya muncul setelah adanya laporan bahwa Trump, yang semakin frustrasi, bertemu dengan para penasihat senior untuk membahas peluncuran operasi militer skala besar terhadap Iran.

"Tidak, saya belum (memutuskannya). Dengar, kami sedang berbicara dengan mereka saat ini. Saya pikir mereka menjadi semakin serius dari hari ke hari, mungkin karena alasan yang jelas," kata Trump dikutip dari Arab News pada Sabtu (25/7).

Baca juga :
Trump Yakin Rusia dan China Tak Pasok Senjata untuk Iran

Trump mengatakan Iran memiliki pilihan antara membuat kesepakatan atau menghadapi serangan dengan tingkat yang jauh lebih tinggi, setelah hampir dua minggu serangan AS yang membuat gencatan senjata hancur berantakan.

AS beralasan bahwa serangan tersebut guna menghentikan Iran menutup Selat Hormuz yang krusial. Iran juga membalasnya dengan rentetan serangan terhadap pangkalan-pangkalan AS yang telah menewaskan empat anggota militer.

Baca juga :
Trump dan Zelensky Bertemu Pekan Depan, Bahas Gencatan Senjata

"Kami telah mengunci sasaran dan siap beraksi. Tapi kami sedang berbicara dengan mereka, jadi saya pikir selagi kami berbicara, kita akan melihat apa hasilnya nanti. Saya percaya. Mereka sangat serius. Mereka memang seharusnya begitu," ujar dia.

Perang yang pernah diprediksi Trump akan berlangsung empat atau lima minggu tersebut kini mendekati bulan kelima, dan membebani peringkat persetujuan Partai Republik menjelang pemilihan paruh waktu yang krusial pada November mendatang.

Baca juga :
PBB Desak Evakuasi 6.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz

Trump juga belum mengetahui apa yang akan menjadi titik kritis (tipping point) untuk sebuah keputusan, namun menegaskan kembali pendiriannya bahwa garis merahnya adalah jika Iran nyaris mengembangkan senjata nuklir.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Donald Trump Blokade Selat Hormuz Perang AS vs Iran

Terpopuler

Kamis, 23/07/2026 04:04 WIB
Gaya Hidup

20 Contoh Ucapan Hari Anak Nasional yang Penuh Makna

Rabu, 22/07/2026 01:01 WIB
Humanika

22 Juli 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777