https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mahyudin: Kita Harus Jaga Indonesia Tetap Aman Sentosa

Herwin Wijaya | Jum'at, 22/03/2019 07:28 WIB



Mendekati pemilu 2019, Mahyudin mengingatkan agar masyarakat tidak gampang dibohongi berita hoax. Caranya, masyarakat tidak dengan mudah menyebarkan sebuah berita, jika kebenarannya belum bisa dipastikan.  Wakil Ketua MPR Mahyudin

Jakarta, Jurnas.com - Dihadapan Kerukunan Keluarga Besar Makassar (KKBM) di Kabupaten Kutai Kartanegara, Wakil Ketua MPR RI Dr. H. Mahyudin ST, MM, mengingatkan tidak ada yang bisa menjamin bahwa bangsa Indonesia akan bertahan hingga 100 tahun lagi. Faktanya banyak bangsa yang sebelumnya dinilai kuat, berpengaruh bahkan memiliki banyak negara jajahan tapi ternyata kini negara itu sudah tidak ada lagi.

Dua diantara negara yang dulunya kuat dan kini tidak ada lagi adalah Andalusia dan Uni Soviet. Pada zamannya, Andalusia adalah negara yang sangat kuat dan ditakuti baik oleh kawan maupun lawan-lawannya. Sedang Uni Soviet dikenal sebagai negara super power, yang hanya bisa ditandingi oleh Amerika beserta sekutunya. Tetapi kini baik Andalusia maupun Uni Soviet sudah hancur lebur, dan tidak ada lagi di peta dunia.

"Jadi, tidak ada yang bisa menjamin, bahwa bangsa Indonesia akan bertahan selamanya. Bisa saja satu saat Indonesia akan sirna jika kita tidak bagus dalam menjaga dan merawatnya", kata Mahyudin menambahkan.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Pernyataan itu dikemukakan Mahyudin saat membuka kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, kerjasama MPR dengan KKM Kukar. Acara tersebut berlangsung di Gedung Putri Karang Melennu Tenggarong, Kutai Kartanegara Kaltim, Kamis (21/3).

Untuk menjaga agar kemungkinan Indonesia lenyap dari muka bumi, itu tidak terjadi kata Mahyudin seluruh masyarakat harus memiliki kepedulian terhadap keselamatan NKRI. Masyarakat tidak boleh terpengaruh oleh politik pecah belah, seperti yang pernah terjadi pada zaman penjajahan Belanda. Masyarakat juga harus mengutamakan persatuan dan kesatuan di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

"Kita harus bangkit dari kebodohan. Pendidikan harus diutamakan, karena hanya dengan pendidikan generasi muda kita bisa bersaing dengan pemuda-pemuda lain diberbagai belahan dunia", kata Mahyudin menambahkan.

Mendekati pemilu 2019, Mahyudin mengingatkan agar masyarakat tidak gampang dibohongi berita hoax. Caranya, masyarakat tidak dengan mudah menyebarkan sebuah berita, jika kebenarannya belum bisa dipastikan.

Baca juga :
Eddy Soeparno Hormati SMAN 1 Pontianak, Tegaskan Tak Boleh Ada Intimidasi

"Apapun pilihannya kita tidak boleh terpecah belah. Siapapun presiden yang akan terpilih Indonesia harus tetap aman sentosa", kata Mahyudin menambahkan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Indonesia Aman

Terpopuler

Kamis, 23/07/2026 04:04 WIB
Gaya Hidup

20 Contoh Ucapan Hari Anak Nasional yang Penuh Makna

Rabu, 22/07/2026 01:01 WIB
Humanika

22 Juli 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777