https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Miliki Gejala Ini? Waspada Sindrom Metabolik

Eka Wahyu Pramita | Senin, 25/02/2019 14:16 WIB



Bagi mereka yang memiliki sindrom metabolik diharapkan lebih menjaga kesehatan agar tidak memicu timbulnya penyakit kardiovaskular. Ilustrasi obesitas

Jurnas.com - Perlu diketahui juga sindrom metabolik sangat jarang menyebabkan gejala yang mengganggu. Satu-satunya indikasi fisik yang dapat terlihat adalah ukuran lingkar pinggang yang melebihi batas normal.

Meski sebagian besar sindrom metabolik tidak menunjukkan gejala spesifik atau langsung terlihat, ada sejumlah tanda klinis yang patut diwaspadai. Di antaranya adalah:

1. Lingkar pinggang yang melebihi batas normal, yaitu di atas 80 cm untuk wanita dan 90 cm untuk pria
2. Tekanan darah yang senantiasa berkisar di 140/90 mmHg atau lebih.
3. Kadar kolesterol baik (HDL) yang rendah (kurang dari 40 mg/dL untuk pria dan 50 mg/dL untuk wanita).
4 Kadar trigliserida yang tinggi dalam darah, yaitu 150 mg/dL atau lebih.
5.Kadar gula darah puasa yang tinggi, yaitu 100 mg/dL ke atas.
6 Rentan mengalami peradangan, seperti pembengkakan dan iritasi.
7.Peningkatan risiko penggumpalan darah, contohnya deep vein thrombosis atau DVT.

Baca juga :
Makan Oat Dua Hari Mampu Turunkan Kolesterol Berminggu-minggu

Dalam mendiagnosis sindrom ini, dibutuhkan serangkaian pemeriksaan yang umumnya meliputi pengukuran tekanan darah, berat badan, serta pemeriksaan darah guna mendeteksi kadar gula darah sekaligus kolesterol pasien.

Sementara itu, jika melihat dari faktor demografi dan sosial ekonomi secara mendasar berbeda cukup signifikan antara status metabolisme atau LDL kolesterol dan status merokok saat ini.

Baca juga :
Studi: Kurang Tidur Ubah Cara Tubuh Merespons Makanan

Prevalensi faktor risiko dasar, termasuk Body Masa Index (BMI), untuk mereka yang beralih dari sindrom metabolik. Perkiraan untuk menunjukkan pola yang sama, dengan pengecualian kematian.

Perkiraan angka bertahan hidup untuk sindrom metabolik pada awalnya sebagian besar tidak signifikan dan bahkan mendekati nol dengan pengecualian estimasi positif untuk kondisi gagal jantung dan kematian. 

Baca juga :
Mengenal Obesitas Sindrom Metabolik dan Kardiovaskular
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Risiko Kardiovaskular Sindrom Metabolik

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777