https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Semangat Kebebasan Berbalut Corak Tenun Sumba

Eka Wahyu Pramita | Jum'at, 22/02/2019 16:15 WIB



Koleksi Itang Yunasz kali ini terinspirasi oleh gaya hidup dan semangat kebebasan yang dimiliki oleh kaum hippies di tahun 1970-an.  Corak Tenun Sumba dengan gaya boho Koleksi Itang Yunasz (Foto: Ecka Pramita)

Jakarta, Jurnas.com - Koleksi yang ditampilkan oleh Itang Yunasz dalam Wardah for New York Fashion Week 2019 The Show diberi nama “Tribal Diversity”, koleksi ini terinspirasi oleh gaya hidup dan semangat kebebasan yang dimiliki oleh kaum hippies di tahun 1970-an.

Gaya yang ditampilkan secara dominan dalam koleksi ini adalah gaya Bohemian yang terlihat dalam gaun panjang longgar yang dipadukan degam sentuhan outer masa kini dan blus etnik.

Modest Fashion Designer Itang Yunasz mengatakan ia ingin keindahan kain tenun ikat tradisional Indonesia dikenali secara internasional melalui koleksinya.

Baca juga :
New York Terancam Banjir Ekstrem, 4,4 Juta Warga Berisiko Terdampak

"Tantangan bagi saya dengan waktu dua bulan untuk memikirkan tema. Akhirnya saya pilih koleksi yang tidak banyak memakan waktu, saya ambil koleksi Sumba karena memang lagi cinta sama Indonesia Timur. Brokat/Lace saya coba printing sehingga memberikan nuansa baru yang berbeda. Semua terdiri dari one piece dress sebanyak 12 look yang tidak menerawang," ujar Itang di Jakarta, Kamis (21/2).

Itang menggunakan pola tekstil tenun ikat ala Sumba yang untuk menambah sentuhan etnik. Dalam koleksi ini pola tenun ikat dari Sumba memberikan warna yang dominan dalam koleksinya.

Baca juga :
Protes Penjualan Senjata ke Israel, 90 Demonstran AS Diciduk

Sumba merupakan daerah di Nusa Tenggara Timur di timur Indonesia, di mana tenun ikat adalah tradisi warisan budaya dan masih menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Tradisi ini tetap dipertahankan sebagai industri rumahan dan setiap keluarga selalu menghasilkan berbagai motif tenun yang indah yang penuh pesona. Pola tenun ikat ini dicetak pada renda, sutra dan materi lain yang digunakan dalam busana yang Itang Yunasz tampilkan. Itang juga menambahkan sulaman dan hiasan manik untuk memberikan aksen tambahan.

Baca juga :
Aksi Provokasi saat Sholat Tarawih di Times Square New York

Dalam panggung mode NYFW 2019 The Show, Itang Yunasz menampilkan 12 busana. Busana ini dibuat menggunakan material Sutra, katun, poli satin dan renda dengan motif tenun ikat Sumba. "Saya menyajikan nada warna bersahaja seperti teracota, coklat, krem beige dan indigo dalam koleksi kali ini," ungkapnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

New York Fashion Week Itang Yunasz

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777