https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Liyuan, Perpustakaan "Instagramble" di tengah Hutan Belantara

Mutiul Alim | Kamis, 27/09/2018 14:44 WIB



Kendati jauh dari jangkauan, ratusan kutu buku tetap berduyun-duyun mendatangi Perpusatakaan Liyuan setiap akhir pekan. Perpustakaan Liyuan (Foto: AFP)

Beijing – Sebagai fasilitas publik, perpustakaan ternyata tak selalu mudah dijangkau. Seperti halnya Perpustakaan Liyuan, yang berdiri megah di tengah hutan belantara Desa Jiaojiehe, China, dengan sungai yang mengalir di sekelilingnya.

Kendati jauh dari jangkauan, ratusan kutu buku tetap berduyun-duyun mendatangi Perpusatakaan Liyuan setiap akhir pekan. Pasalnya, rimbunnya pepohonan dan riuh nyanyian burung kenari, menjadi daya tarik khusus perpustakaan tersebut.

Dilansir dari AFP, Perpustakaan Liyuan pertama kali didirikan oleh arsitek Li Xiaodong pada 2012 lalu. Agar tak menghilangkan nuansa alam, seluruh dinding perpustakaan dihias dengan menggunakan ranting-ranting kering.

Baca juga :
5 Negara dengan Tradisi Sambut Idul Adha Paling Unik di Dunia

Sebelum mencapai gedung utama, para pengunjung terlebih dahulu akan melewati sebuah jembatan kecil dari kayu. Dan saat berada di dalam gedung, mata pengunjung akan dimanjakan dengan elok dan teduhnya sinar matahari yang masuk menembus celah-celah ranting.

Baca juga :
Perpustakaan MPR RI Dorong Kreativitas Pegawai Lewat Seni Terrarium

Untuk membaca di Perpustakaan Liyuan, ternyata harus mengantri. Dengan ruangan yang kurang terlalu besar, gedung itu hanya boleh dimasuki oleh 40 pengunjung.

Baca juga :
Lima Tradisi Unik di Dunia dalam Merayakan Kenaikan Yesus Kristus

Meski demikian, pengunjung rela antri untuk masuk ke dalam Perpustakaan Liyuan. Karena selain bisa membaca, Liyuan juga menjadi spot yang menarik untuk dijadikan tempat berfoto, kendati akhirnya manajemen melarang pengambilan foto di dalam gedung.

“Kami sekarang melarang mengambil foto di dalam. Beberapa orang datang ke sini hanya untuk mengambil gambar. Mereka bahkan datang dengan kostum. Itu benar-benar mengganggu,” ujar pemilik Pan Xi.

“Kami masih ingin memberi mereka yang suka membaca dengan lingkungan yang kondusif,” imbuhnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perpustakaan Unik Instagram Sosial Media Milenial

Terkini | Kamis, 11/06/2026 18:47 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777