Ilustrasi - Idul Adha (Foto: Pranala)
Jakarta, Jurnas.com - Idul Adha, atau yang sering disebut sebagai Hari Raya Kurban, selalu identik dengan ibadah haji dan penyembelihan hewan ternak.
Namun, di balik ritual utama tersebut, berbagai negara memiliki cara tersendiri untuk merayakannya.
Mulai dari mendandani hewan kurban hingga parade unta.
Berikut adalah lima negara dengan tradisi Idul Adha paling unik yang dirangkum dari berbagai sumber:
1. Pakistan
Di Pakistan, persiapan Idul Adha dimulai jauh-jauh hari dengan cara yang sangat estetis.
Para pemilik hewan kurban akan memandikan sapi atau unta mereka hingga bersih, lalu menghiasinya dengan kalung bunga, manik-manik berwarna-warni, hingga cat kuku.
Tradisi mendandani hewan ini merupakan bentuk penghormatan dan kasih sayang sebelum hewan tersebut dikurbankan.
2. Maroko
Maroko memiliki tradisi unik bernama Boujloud yang dilakukan tepat setelah penyembelihan kurban.
Seorang pemuda akan mengenakan kulit kambing atau domba yang baru saja disembelih, lengkap dengan tanduknya, lalu berkeliling desa.
Tradisi ini menyerupai karnaval di mana sosok "manusia kambing" tersebut akan menari dan menyentuh orang-orang dengan kaki kambing, yang dipercaya dapat membawa keberkahan dan keberuntungan.
3. Uni Emirat Arab
Berbeda dengan banyak negara yang lebih fokus pada sapi atau domba, Uni Emirat Arab (UEA) menonjolkan unta sebagai bintang utama.
Selain penyembelihan, sering diadakan festival seni dan parade unta yang dihias dengan kain-kain tradisional Arab yang mewah.
Masyarakat di sana juga memiliki tradisi menyajikan hidangan Ouzi, yakni daging kurban yang dimasak perlahan dengan nasi berbumbu rempah yang sangat melimpah untuk disantap bersama keluarga besar.
4. Turki
Di Turki, Idul Adha dikenal dengan sebutan Kurban Bayrami. Salah satu tradisi yang paling terjaga adalah penghormatan kepada orang tua.
Setelah shalat Id, generasi muda akan mencium tangan orang yang lebih tua dan menempelkannya ke dahi sebagai bentuk restu.
Selain itu, ada kebiasaan mewarnai hewan kurban dengan henna (inai) pada bagian dahinya untuk menandakan bahwa hewan tersebut adalah persembahan yang bersih dan suci.
5. China
Muslim dari etnis Hui di China menyambut Idul Adha dengan penuh semangat melalui pertunjukan seni tradisional.
Di wilayah Ningxia, perayaan tidak hanya berhenti pada kurban, tetapi juga dimeriahkan dengan lomba membaca Al-Qur`an dan pertunjukan seni bela diri khas Muslim Hui.
Mereka juga memiliki hidangan khas bernama You Xiang, sejenis roti goreng yang hanya disajikan pada hari-hari besar Islam dan dibagikan kepada tetangga sebagai simbol persaudaraan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Idul Adha Hari Raya Tradisi Unik Sembelih Hewan Kurban


















