https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Obesitas pada Anak Berisiko Terserang Penyakit Hati

Redaksi | Kamis, 05/04/2018 17:50 WIB



Penelitian jangka panjang terhadap 635 anak di Massachusetts menemukan bahwa ukuran pinggang yang lebih besar pada usia 3 meningkatkan kemungkinan bahwa seorang anak akan mengalami kerusakan hati Ilustrasi obesitas

Jakarta – Sebuah penelitian yang dilakukan peneliti universitas Columbia menemukan bahwa obesitas dapat menyebabkan penyakit hati pada anak-anak usia 8 tahun.

Penelitian jangka panjang terhadap 635 anak di Massachusetts menemukan bahwa ukuran pinggang yang lebih besar pada usia 3 meningkatkan kemungkinan bahwa seorang anak akan mengalami kerusakan hati dan penyakit hati berlemak nonalkohol pada usia 8 tahun.

Tanda itu disebut ALT. Pada usia 8 tahun, 23 persen anak-anak yang diteliti memiliki peningkatan kadar ALT. Mereka yang memiliki ukuran pinggang lebih besar pada usia 3 tahun dan mereka dengan peningkatan obesitas yang lebih besar antara usia 3 dan 8 lebih mungkin mengalami peningkatan ALT pada usia 8 tahun.

Dalam penelitian tersebut ditemukan sekitar 35 persen anak-anak usia 8 tahun mengalami peningkatan ALT, dibandingkan dengan 20 persen anak-anak yang beratnya normal.

"Dengan meningkatnya obesitas, kita melihat lebih banyak anak-anak berisiko mengalami penyakit hati karena lemak ditubuhnya," kata Jennifer Woo dilansir UPI.

"Banyak orangtua tahu bahwa obesitas dapat menyebabkan diabetes tipe 2 dan kondisi metabolisme lainnya, tetapi sedikit yang menyadari bahwa obesitas, bahkan pada anak-anak kecil, dapat menyebabkan penyakit hati yang serius," tambahnya.

Penyakit hati berlemak non-alkohol terjadi ketika terlalu banyak lemak terakumulasi di hati, memicu peradangan yang menyebabkan kerusakan hati. Kondisi ini mempengaruhi sekitar 80 juta orang di Amerika Serikat, dan merupakan kondisi hati kronis yang paling umum pada anak-anak dan remaja.

Meskipun penyakit hati berlemak tidak mengandung alkohol biasanya tidak menyebabkan gejala, dapat menyebabkan jaringan parut (sirosis) hati dan kanker.

"Beberapa dokter mengukur tingkat ALT pada anak-anak berisiko mulai sekitar 10 tahun, tetapi temuan kami menggarisbawahi pentingnya bertindak sebelumnya dalam kehidupan seorang anak untuk mencegah kelebihan berat badan dan peradangan hati berikutnya," kata Woo Baidal.

Dia mengatakan cara terbaik untuk anak-anak dan orang dewasa untuk memerangi penyakit hati berlemak adalah menurunkan berat badan, dengan makan lebih sedikit makanan olahan dan melakukan olahraga teratur.

"Kami sangat membutuhkan cara yang lebih baik untuk menyaring, mendiagnosis, mencegah dan mengobati penyakit ini mulai dari masa kanak-kanak," ujar Woo Baidal.

Woo Baidal adalah direktur manajemen berat pediatrik di Pusat Bedah Bariatrik Remaja di Rumah Sakit Anak-anak New York-Presbyterian, dan asisten profesor pediatri di Columbia.

Baca juga :
4 Anak Tewas dan Terluka Setiap Hari di Lebanon Sejak Gencatan Senjata
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Obesitas Anak-anak Penelitian

Terpopuler

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Senin, 13/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Prediksi Starting XI Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777