https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Arab Saudi Cabut Peringatan Darurat Riyadh, Ancaman ke Aramco Disorot

Agus Mughni | Rabu, 14/10/2026 07:59 WIB



Arab Saudi mencabut peringatan darurat di Riyadh hanya beberapa menit setelah mengeluarkan peringatan potensi bahaya kepada warga ibu kota Produsen minyak Arab Saudi, Saudi Aramco (Foto: Reuters)

Jakarta, Jurnas.com - Arab Saudi mencabut peringatan darurat di Riyadh hanya beberapa menit setelah mengeluarkan peringatan potensi bahaya kepada warga ibu kota. Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi tidak mengungkapkan jenis ancaman yang memicu peringatan tersebut.

Dalam pernyataan resminya pada Selasa, Pertahanan Sipil menyebut Platform Peringatan Dini Nasional telah mengeluarkan peringatan untuk wilayah Kota Riyadh guna mengantisipasi potensi bahaya. Warga diminta segera menuju tempat aman terdekat dan tetap berada di dalam ruangan hingga situasi dinyatakan aman.

Beberapa menit kemudian, otoritas mengumumkan bahwa bahaya telah berlalu. Meski demikian, warga tetap diminta mematuhi instruksi resmi serta menghindari berkumpul dan merekam kejadian di lokasi.

Baca juga :
Situasi Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Minta Jemaah Umrah Batasi Perjalanan

Pencabutan peringatan tersebut menandai berakhirnya status darurat di Riyadh dalam waktu singkat. Namun, tanpa penjelasan mengenai sumber bahaya, belum ada kepastian mengenai pemicu peringatan maupun kejadian yang mendasarinya.

Peringatan di Riyadh muncul kurang dari satu jam setelah Pertahanan Sipil mengumumkan bahwa situasi di Provinsi Timur Arab Saudi telah kembali aman menyusul peringatan serupa.

Baca juga :
Arab Saudi Disebut Tolak Tawaran Israel Ikut Perangi Houthi, Ini Alasannya

Otoritas juga tidak menjelaskan jenis bahaya yang memicu peringatan di wilayah tersebut. Kedua pengumuman itu menunjukkan adanya peringatan potensi bahaya di dua wilayah Arab Saudi dalam rentang waktu berdekatan, tetapi belum ada keterangan resmi yang menghubungkan keduanya.

Situasi tersebut terjadi di tengah meningkatnya perhatian terhadap ancaman kelompok Houthi Yaman terhadap sejumlah fasilitas strategis Arab Saudi.

Baca juga :
Apa Alasan Milisi Houthi Menyerang Arab Saudi?

Sebelumnya pada Selasa, kelompok Houthi mengancam akan menargetkan kantor pusat perusahaan minyak milik negara Arab Saudi, Saudi Aramco, di Dammam. Kelompok tersebut juga menyebut bandara utama di Riyadh dan kilang Aramco di ibu kota sebagai sasaran potensial.

Ancaman itu disampaikan sebagai respons terhadap kemungkinan serangan koalisi pimpinan Arab Saudi terhadap lokasi-lokasi milik Houthi di Sanaa, ibu kota Yaman. (*)

SUmber: Anadolu

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Arab Saudi Peringatan Darurat Riyadh Houthi Yaman Saudi Aramco

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777