Peta Iran (Foto: AP News)
Beijing, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, mendesak Pakistan untuk meningkatkan upaya mediasi antara Iran dan Amerika Serikat, serta membantu menangani pembukaan kembali Selat Hormuz secara tepat. Hal ini disampaikan oleh media pemerintah China pada Rabu (13/5).
Menteri Luar Negeri Wang Yi berbicara dengan mitranya dari Pakistan, Ishaq Dar, melalui sambungan telepon sehari sebelumnya, sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita negara Xinhua.
Kaitan diplomatik tersebut menjadi krusial mengingat Presiden AS Donald Trump dijadwalkan tiba di Beijing pada Rabu malam, untuk melakukan pembicaraan dengan pemimpin Xi Jinping. Apalagi China merupakan mitra strategis dan ekonomi utama bagi Iran.
"China menyerukan Pakistan untuk meningkatkan upaya mediasi, dan berkontribusi dalam menangani secara tepat isu-isu yang berkaitan dengan pembukaan Selat Hormuz," ujar Wang Yi sebagaimana laporan Xinhua.
"China akan terus mendukung upaya mediasi Pakistan dan memberikan kontribusinya sendiri untuk tujuan ini," dia menambahkan.
Pakistan kini telah muncul sebagai mediator kunci antara Amerika Serikat dan Iran. Kedua negara tersebut saat ini sedang dalam proses merundingkan perjanjian damai setelah terlibat dalam konflik yang memanas.
Namun, upaya diplomasi ini masih menghadapi jalan terjal. Pemerintah Iran pada Selasa kemarin secara tegas menolak gagasan untuk mengubah proposal perdamaian mereka, sementara di sisi lain, Trump mengejek proposal tersebut seperti sampah.