https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Sidang Sam Altman vs Elon Musk Berebut Kendali OpenAI dan ChatGPT

Mutiul Alim | Rabu, 13/05/2026 14:10 WIB



CEO OpenAI, Sam Altman, memberikan kesaksian dalam persidangan besar di Oakland, California, pada Selasa (12/5) kemarin. Logo OpenAI terlihat dalam ilustrasi yang diambil pada 20 Mei 2024. REUTERS

San Francisco, Jurnas.com - CEO OpenAI, Sam Altman, memberikan kesaksian dalam persidangan besar di Oakland, California, pada Selasa (12/5) kemarin. Persidangan ini merupakan babak baru dalam gugatan hukum yang diajukan Elon Musk terhadap OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT yang kini bernilai US$850 miliar.

Musk menggugat OpenAI atas keputusannya berubah dari organisasi nirlaba menjadi entitas komersial. Dia menuduh Altman dan salah satu pendiri lainnya, Greg Brockman, menyalahgunakan dana suntikan sebesar US$38 juta yang awalnya dia berikan untuk menjaga OpenAI sebagai laboratorium riset demi kebaikan kemanusiaan.

“Konsep saya tentang kata ‘mencuri amal’ tidak cocok dengan apa yang sebenarnya terjadi di sini,” ujar Altman di depan pengadilan, menangkis tuduhan Musk sebagaimana dikutip dari AFP pada Rabu (13/5).

Altman bersaksi bahwa alasan utama Musk meninggalkan OpenAI pada 2018 adalah kegagalannya dalam upaya menguasai perusahaan secara mayoritas. Menurut Altman, Musk sempat meminta kepemilikan saham hingga 90 persen saat pembahasan pembentukan anak perusahaan profit pada tahun 2017 dimulai.

“Fakta bahwa Musk tidak bersedia berkomitmen secara tertulis bahwa ia tidak akan memegang kendali jangka panjang membuat saya sangat tidak nyaman,” kata Altman. Dia menambahkan bahwa Musk sempat menyebut peluang keberhasilan OpenAI adalah nol persen saat permintaannya ditolak.

Di sisi lain, pengacara Musk mencoba menyerang kredibilitas Altman dengan menanyakan apakah dia adalah orang yang selalu jujur, mengingat Altman pernah dipecat sementara oleh dewan direksinya sendiri pada November 2023 karena masalah transparansi.

Persidangan ini juga mengungkap nilai ekonomi yang luar biasa di balik industri AI. Greg Brockman terungkap memiliki saham senilai $30 miliar, sementara investasi awal Microsoft sebesar $13 miliar kini telah melonjak nilainya lebih dari sepuluh kali lipat.

Namun, posisi Altman terjepit setelah jaksa dari 10 negara bagian AS mendesak Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) untuk memaksa Altman mengungkap potensi konflik kepentingan pribadinya menjelang rencana penawaran umum perdana (IPO) OpenAI tahun depan.

Juri penasihat diperkirakan akan memberikan opini mereka pada minggu 18 Mei, yang nantinya akan menjadi pertimbangan bagi Hakim Yvonne Gonzalez Rogers untuk memberikan putusan akhir terkait sengketa ini.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Gugatan Elon Musk OpenAI Sam Altman Persidangan Silicon Valley

Terpopuler

Selasa, 12/05/2026 15:12 WIB
News

Komisi X DPR Siapkan Langkah Selamatkan Guru Non-ASN

Senin, 11/05/2026 05:05 WIB
Humanika

11 Mei 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

Senin, 11/05/2026 09:22 WIB
News

Komisi IV: Harga BBM Naik, Nelayan Menjerit

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777