https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Belajar dari Tiongkok, Pemerintahan Prabowo Percepat Pengentasan Kemiskinan

Agus Mughni | Rabu, 29/04/2026 19:26 WIB



Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara memberkan pencapaian Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mengentaskan kemiskinan Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara acara Diskusi Panel Penjajakan Program Pengentasan Kemiskinan Melalui Peningkatan Swasembada Pangan dan Penyediaan Lapangan Kerja di Jakarta, Selasa (Foto: Kementrans)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara memberkan pencapaian Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mengentaskan kemiskinan melalui berbagai program strategis. Dalam kurun waktu satu setengah tahun, data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan di Indonesia pada 2025 turun menjadi 8,47 persen.

Mentrans Iftitah menyampaikan, penurunan tersebut terjadi pada tingkat kemiskinan ekstrem. Dalam rapat tingkat menteri terbaru, jumlah penduduk miskin ekstrem berkurang signifikan dari 3,56 juta orang menjadi sekitar 2,2 juta orang.

“Ini juga salah satu bukti pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam satu tahun setengah masa pemerintahannya fokus sekali dengan masalah pengentasan kemiskinan,” ujar Menteri Iftitah usai menghadiri acara Diskusi Panel Penjajakan Program Pengentasan Kemiskinan Melalui Peningkatan Swasembada Pangan dan Penyediaan Lapangan Kerja di Jakarta, Selasa (28/4).

Baca juga :
Mendes Yandri Puji Kebijakan Prabowo Tak Naikkan Harga BBM Bersubsidi

Mentrans menjelaskan komitmen tersebut sudah terlihat sejak sebelum masa pemerintahan dimulai. Saat kunjungan ke Tiongkok pada November 2022, Presiden Prabowo menyatakan keinginan Indonesia untuk belajar dari pengalaman negara Tirai Bambu itu dalam mengentaskan kemiskinan.

Sebagai tindak lanjut, Presiden Prabowo melalui pemerintahannya kini memperkuat kerja sama dengan Tiongkok dalam berbagai bidang. 

Baca juga :
Reshuffle Lima Kali, Sinyal Tim Pemerintahan Prabowo Belum Solid

"Dalam rangka mengimplementasikan upaya kerja sama kedua negara Tiongkok dengan Indonesia, dalam pengentasan kemiskinan, kami tengah bekerja sama secara erat untuk mengupayakan berbagai macam kerja sama, di antaranya adalah pembangunan SMK di Merauke, Papua, agar pendidikan itu juga bisa menjadi pintu untuk penyediaan lapangan kerja, pada akhirnya outcome-nya adalah pengentasan kemiskinan," tutur Mentrans.

Ketua MPR-RI, Ahmad Muzani menyatakan pembelajaran dari Tiongkok menjadi penting dalam memperkaya perspektif pembangunan Indonesia. Menurutnya, pengalaman Presiden Xi Jinping dalam mengelola 1,4 miliar penduduk Tiongkok menunjukkan cara kebijakan ekonomi dapat menstabilkan masyarakat, memberikan harapan dan optimisme, serta meyakinkan publik terhadap arah pembangunan negara.

Baca juga :
Prabowo Reshuffle Sejumlah Pejabat, Ini Daftar Lengkapnya

"Presiden Xi Jinping sukses mengelola 1,4 miliar penduduk Cina dalam pengelolaan ekonomi, menstabilkan dan menenangkan mereka, memberi harapan dan optimisme mereka, serta meyakinkan agar apa yang dipilih oleh Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok adalah pilihan yang benar bagi masa depan Cina atau Tiongkok," tutur Ketua MPR-RI Ahmad Muzani dalam kesempatan yang sama.

Kementerian Transmigrasi telah melakukan upaya konkret dalam mendukung program pengentasan kemiskinan melalui pembangunan koridor ekonomi di Sulawesi Tengah yakni meliputi wilayah Poso, Sigi, hingga Parigi Moutong. Kawasan Transmigrasi ini difokuskan pada pengembangan komoditas hortikultura seperti kopi, cokelat, dan durian.

Produksi dari kawasan tersebut berhasil melakukan ekspor perdana durian beku ke Tiongkok pada pertengahan April 2026 lalu. Pasar durian di negara tersebut dinilai sangat besar, dengan nilai mencapai Rp120 triliun hingga Rp137 triliun.

Dampak ekonomi langsung mulai dirasakan masyarakat. Harga durian yang sebelumnya hanya berkisar Rp4.000 hingga Rp5.000 per buah kini meningkat menjadi lebih dari Rp25.000 per buah.

“Kenaikan harga ini otomatis meningkatkan pendapatan masyarakat secara signifikan, yang pada akhirnya berkontribusi pada penurunan angka kemiskinan,” kata Iftitah.

Selain itu, pemerintah juga mendorong peningkatan swasembada pangan melalui pendirian pusat riset dan pengembangan padi. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan, dari sebelumnya sekitar 2 ton per hektare menjadi hingga 6–8 ton per hektare.

"Ini juga nanti akan ujungnya adalah kepada pengentasan kemiskinan," ujar Menteri Iftitah.

Tak hanya itu, Pemerintah juga mengadopsi pendekatan industrialisasi dan hilirisasi sebagai strategi utama yang dilakukan Tiongkok. Mentrans mencontohkan pengalaman Tiongkok membangun infrastruktur besar seperti PLTA di Yichang yang disertai relokasi dan penciptaan pusat-pusat ekonomi baru.

“Industrialisasi dan hilirisasi adalah perpaduan dari ilmu pengetahuan, teknologi, dan lapangan kerja. Makin banyak lapangan kerja diciptakan, makin banyak orang bekerja, makin banyak peningkatan pendapatan, dan makin fokus kepada pengentasan kemiskinan itu sendiri,” kata Menteri Iftitah.

 
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Presiden RI Prabowo Subianto Pengentasan Kemiskinan Menteri Transmigrasi

Terkini | Rabu, 29/04/2026 20:56 WIB

News

ASDP Salurkan Bansos dan Gelar Pelatihan Kewirausahaan Masyarakat Bajoe

News

Perkuat Pembangunan Papua, Transmigrasi Patriot Dirancang Beri Dampak Nyata

News

Satgas PKH Didesak Sita Aset PT BS Kasus Lahan Ilegal di Rokan Hulu

News

Legislator Dorong Santunan Layak bagi Keluarga Guru Korban Tabrakan Kereta

News

Desakan Mundur Dirut KAI Usai Insiden Bekasi Terlalu Prematur

News

Belajar dari Tiongkok, Pemerintahan Prabowo Percepat Pengentasan Kemiskinan

News

Triwulan I, Throughput PTP Nonpetikemas Capai 12,84 Juta Ton

News

Tumbuhkan Ekonomi, MBG Harus Mampu Jadi Platform Pangan Terintegrasi

News

Dosen dan Taruna Pelayaran RI Berpeluang Studi dan Riset ke Panama

News

Suami Bupati Pekalongan Bungkam Usai Diperiksa KPK

Ekonomi

Kuartal I, Penerimaan Sektor Digital Capai Rp4,48 Triliun

News

Cak Imin-Gus Ipul Bicara Sekolah Rakyat, Ditargetkan Capai 400 Ribu Siswa

News

DPR Minta Pengawasan dan Penindakan Diperketat di Perlintasan Sebidang

Ekonomi

BP BUMN Pastikan Penanganan dan Santunan Bagi Korban di Bekasi Timur

News

KPK Dalami Pihak Pemberi Modal Politik Sugiri Sancoko Jadi Bupati Ponorogo

News

Eks Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Tersangka Korupsi Dana PI 10 Persen

News

Anggota DPR: Penanganan Korban KRL Bekasi Harus Jadi Prioritas Utama

News

Wamendikdasmen Pastikan Revitalisasi Hadirkan Ruang Belajar yang Nyaman

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777