Paus Leo XIV saat konferensi pers di pesawat (Foto: AFP)
Vatican City, Jurnas.com - Paus Leo XIV mendesak Amerika Serikat dan Iran untuk segera kembali ke meja perundingan guna mengakhiri perang yang tengah berkecamuk.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di atas pesawat kepresidenan, dalam perjalanan pulang usai menyelesaikan kunjungannya ke Afrika.
Paus pertama asal Amerika Serikat ini menekankan pentingnya membangun "budaya damai" untuk menggantikan kekerasan. Dia menegaskan bahwa fokus utama dunia seharusnya bukan pada perubahan rezim, melainkan pada keselamatan nyawa manusia.
"Pertanyaannya seharusnya adalah tentang bagaimana mempromosikan nilai-nilai yang kita yakini tanpa mengorbankan nyawa begitu banyak orang yang tidak bersalah. Sebagai seorang pastor, saya tidak bisa mendukung perang," ujar Paus Leo XIV.
Selain isu perang, Paus secara tegas mengecam praktik hukuman mati, menyebutnya sebagai tindakan yang tidak adil dalam kondisi apapun.
Dia menyatakan bahwa setiap kehidupan manusia harus dihormati dan dilindungi mulai dari pembuahan hingga kematian alami, sebagaimana dikutip dari Associated Press.
Terkait isu migrasi, Paus mengakui hak setiap negara untuk mengontrol wilayah perbatasan mereka. Namun, dia memberikan peringatan keras agar negara-negara kaya tidak memperlakukan migran dengan tidak manusiawi.
Dia menyerukan agar martabat para migran tetap dijaga dan mendesak negara-negara maju untuk lebih aktif membantu menciptakan peluang di negara-negara miskin agar rakyatnya tidak terpaksa mengungsi.
Kamis, 23/04/2026 06:30 WIB
Jum'at, 24/04/2026 10:05 WIB