https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

DPR Minta Evaluasi Penugasan TNI di Lebanon Usai Prajurit Gugur

Samrut Lellolsima | Senin, 30/03/2026 14:28 WIB



Kalau situasinya tidak memungkinkan untuk menjalankan misi perdamaian, tentu perlu dipertimbangkan langkah-langkah, termasuk evaluasi. Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mendorong pemerintah dan TNI untuk mengevaluasi keberlanjutan penugasan pasukan perdamaian Indonesia di Lebanon, menyusul gugurnya satu prajurit akibat serangan Israel.

Menurut dia, pemerintah perlu menilai ulang kondisi keamanan di wilayah penugasan, termasuk efektivitas misi perdamaian yang dijalankan.

Baca juga :
Antrean Haji Panjang, DPR Soroti Kerentanan Jemaah Lansia

Ia menegaskan, keberadaan pasukan TNI di bawah mandat misi internasional semestinya berada dalam situasi yang mendukung terciptanya stabilitas, bukan justru di tengah eskalasi konflik terbuka.

“Kalau situasinya tidak memungkinkan untuk menjalankan misi perdamaian, tentu perlu dipertimbangkan langkah-langkah, termasuk evaluasi atau bahkan penarikan pasukan,” kata Dave di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (30/3).

Baca juga :
Komisi XIII DPR Kecam Israel, Dukung Upaya Pemerintah Selamatkan 5 WNI

Ia menambahkan, keselamatan prajurit harus menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan strategis. Dave juga menyinggung langkah sejumlah negara, seperti Italia, yang dikabarkan mulai mempertimbangkan penarikan pasukan dari kawasan tersebut seiring meningkatnya intensitas konflik.

Meski demikian, ia menyerahkan sepenuhnya keputusan akhir kepada pemerintah yang memiliki akses langsung terhadap informasi dan perkembangan di lapangan.

Baca juga :
Rudianto Lallo Soroti Potensi Abuse of Power dalam Penanganan Korupsi

“Kami di DPR tentu memantau, tetapi pemerintah yang paling mengetahui kondisi riil di sana,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan membenarkan adanya korban dari prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon. Satu personel dilaporkan gugur, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka akibat serangan artileri yang terjadi pada Minggu (29/3).

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait menyatakan para korban telah mendapatkan penanganan medis, sementara situasi di wilayah tersebut mengalami peningkatan eskalasi konflik.

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Komisi I Dave Laksono penugasan TNI pasukan perdamaian Indonesia prajurit Lebanon

Terkini | Selasa, 19/05/2026 17:47 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777