https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Suami Wajib Tahu! Ini Cara Kurangi Tekanan Emosional Istri

Mutiul Alim | Selasa, 23/12/2025 19:12 WIB



Peran ganda sebagai pengasuh keluarga dan individu yang aktif di ruang publik, membuat perempuan tak luput dari kelelahan emosional. Ilustrasi ibu menyusui (Foto: Hollie Santos/Unsplash)

Jakarta, Jurnas.com - Menjalani kehidupan dengan peran ganda yakni pengasuh keluarga dan individu yang aktif di ruang publik, membuat perempuan tak luput dari kelelahan emosional.

Psikolog Universitas Gadjah Mada (UGM), Edilburga Wulan Saptandari, mengatakan bahwa peran ibu tidak berhenti pada fungsi biologis, melainkan mencakup proses psikologis yang panjang dan dinamis.

Perubahan peran perempuan membuka kesempatan yang lebih luas, namun turut menghadirkan tekanan emosional dalam pengasuhan. Dalam keseharian seorang ibu, beban emosional menjadi bagian yang kerap menyertai peran ibu.

Baca juga :
Sering Dianggap Sepele, Begini Kunci Komunikasi Berumah Tangga

Menurut Yayie, sapaannya, kelelahan emosional muncul bersamaan dengan rasa bersalah dan tekanan untuk memenuhi harapan sosial. Banyak ibu merasa perlu menekan emosi pribadi demi menjaga harmoni keluarga. Beban ini sering berjalan tanpa disadari lingkungan sekitar.

"Yang sering dialami ibu adalah kelelahan emosional, rasa bersalah, dan tekanan untuk selalu memenuhi ekspektasi sosial sebagai sosok yang sabar dan kuat," kata Yayie dikutip dari laman resmi UGM pada Selasa (23/12).

Baca juga :
Mengenal Nikah Batin, Tradisi untuk Mempererat Ikatan Suami Istri

Kondisi psikologis ibu juga berpengaruh langsung pada relasi pengasuhan dalam keluarga. Ibu yang berada dalam kondisi mental yang sehat cenderung mampu merespons emosi anak dengan hangat dan konsisten.

Respons ini membantu anak belajar mengenali serta mengelola emosinya sejak dini. Dia menilai proses ini menjadi fondasi penting dalam perkembangan emosi anak.

Baca juga :
Memahami Tekanan Emosional dan Cara Jitu Mengatasinya

Sebaliknya, tekanan psikologis yang berat dapat memengaruhi kehadiran emosional ibu dalam pengasuhan. Kehadiran fisik ibu tidak selalu diikuti dengan kehadiran emosional ketika ibu berada dalam kondisi tertekan. Situasi ini dapat memengaruhi rasa aman dan keterikatan anak dan dampaknya kerap terasa dalam jangka panjang.

"Jika ibu berada dalam tekanan berat tanpa dukungan, ia akan sulit hadir secara emosional dan hal ini memengaruhi keterikatan serta kesehatan mental anak," dia menambahkan.

Hal ini diperburuk dengan kuatnya normalisasi pengorbanan. Kelelahan ibu sering dianggap sebagai konsekuensi wajar dari peran keibuan. Pandangan ini membuat ruang bagi ibu untuk beristirahat dan mengeluh menjadi sangat terbatas. Penilaian sosial yang menghakimi memperkuat situasi ini.

"Pengorbanan ibu sering dinormalisasi sehingga ketika ibu lelah atau mengeluh, ruang aman untuk mengekspresikan perasaan menjadi semakin sempit," ujar dia.

Karena itu, Yayie mendorong lingkungan terdekat menjadi penopang penting bagi kesejahteraan psikologis ibu. Keterlibatan pasangan dalam pengasuhan dan pekerjaan domestik membantu mengurangi beban emosional ibu.

Dukungan keluarga besar pun memberi pengakuan bahwa ibu boleh lelah dan membutuhkan waktu untuk diri sendiri. Dukungan semacam ini membantu ibu merasa dihargai.

"Dukungan emosional, keterlibatan pasangan, dan pembagian peran yang adil sangat dibutuhkan oleh ibu," kata Yayie.

Dia menambahkan, tanpa dukungan yang memadai, banyak ibu terbiasa menekan kelelahan emosional, mengabaikan kebutuhan untuk beristirahat, dan terus menempatkan diri di posisi terakhir demi keluarga.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Peran Ganda Perempuan Tekanan Emosional Ikatan Suami Istri Edilburga Wulan Saptandari

Terkini | Rabu, 29/04/2026 22:51 WIB

News

Bus Jemaah Haji Kecelakaan di Madinah, Kemenhaj Pastikan Penanganan Optimal

News

KPK Buat Dua Kajian untuk Cegah Korupsi pada Sektor Kehutanan

News

ASDP Salurkan Bansos dan Gelar Pelatihan Kewirausahaan Masyarakat Bajoe

News

Perkuat Pembangunan Papua, Transmigrasi Patriot Dirancang Beri Dampak Nyata

News

Satgas PKH Didesak Sita Aset PT BS Kasus Lahan Ilegal di Rokan Hulu

News

Legislator Dorong Santunan Layak bagi Keluarga Guru Korban Tabrakan Kereta

News

Desakan Mundur Dirut KAI Usai Insiden Bekasi Terlalu Prematur

News

Belajar dari Tiongkok, Pemerintahan Prabowo Percepat Pengentasan Kemiskinan

News

Triwulan I, Throughput PTP Nonpetikemas Capai 12,84 Juta Ton

News

Tumbuhkan Ekonomi, MBG Harus Mampu Jadi Platform Pangan Terintegrasi

News

Dosen dan Taruna Pelayaran RI Berpeluang Studi dan Riset ke Panama

News

Suami Bupati Pekalongan Bungkam Usai Diperiksa KPK

Ekonomi

Kuartal I, Penerimaan Sektor Digital Capai Rp4,48 Triliun

News

Cak Imin-Gus Ipul Bicara Sekolah Rakyat, Ditargetkan Capai 400 Ribu Siswa

News

DPR Minta Pengawasan dan Penindakan Diperketat di Perlintasan Sebidang

Ekonomi

BP BUMN Pastikan Penanganan dan Santunan Bagi Korban di Bekasi Timur

News

KPK Dalami Pihak Pemberi Modal Politik Sugiri Sancoko Jadi Bupati Ponorogo

News

Eks Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Tersangka Korupsi Dana PI 10 Persen

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777