https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Studi: Asupan Harian Bisa Menentukan Kesehatan Mental

Vaza Diva | Senin, 22/12/2025 14:51 WIB



Pola makan tidak hanya berpengaruh pada kesehatan fisik, tetapi juga berdampak besar terhadap kondisi mental. Ilustrasi - orang sedang bekerja sambil makan (Foto: Istockphoto)

Jakarta, Jurnas.com - Pola makan tidak hanya berpengaruh pada kesehatan fisik, tetapi juga berdampak besar terhadap kondisi mental.

Sejumlah studi terbaru mengungkap bahwa kebiasaan makan tertentu dapat meningkatkan risiko gangguan suasana hati, termasuk depresi. Temuan ini menegaskan bahwa apa yang dikonsumsi sehari-hari memiliki kaitan erat dengan kesehatan psikologis seseorang.

Dalam berbagai penelitian, konsumsi makanan ultra-proses seperti makanan cepat saji, camilan tinggi gula, serta minuman manis berlebih dikaitkan dengan meningkatnya risiko depresi.

Baca juga :
Lemak Perut Bisa Picu Penyakit Jantung, Studi Ungkap Pola Makan Penawarnya

Makanan jenis ini umumnya rendah nutrisi penting, seperti vitamin, mineral, dan serat, namun tinggi kalori, lemak jenuh, dan gula tambahan. Ketidakseimbangan nutrisi tersebut dapat memengaruhi kerja otak dan sistem saraf.

Studi juga menunjukkan bahwa kebiasaan melewatkan waktu makan, terutama sarapan, berpotensi memicu fluktuasi gula darah yang berdampak pada emosi.

Baca juga :
Studi: Kurang Tidur Ubah Cara Tubuh Merespons Makanan

Kondisi ini dapat membuat seseorang lebih mudah merasa lelah, cemas, dan murung. Dalam jangka panjang, pola makan tidak teratur berisiko memperburuk kestabilan suasana hati.

Selain itu, kurangnya asupan makanan bergizi seperti buah, sayur, ikan, dan biji-bijian utuh turut menjadi faktor risiko. Nutrisi tertentu, seperti asam lemak omega-3, vitamin B, dan zat besi, berperan penting dalam produksi neurotransmiter yang mengatur suasana hati. Kekurangan zat-zat ini dapat mengganggu keseimbangan kimia otak.

Baca juga :
Ilmuwan Temukan Jejak Stres dan Pola Hidup Manusia Ribuan Tahun Lalu

Kebiasaan makan berlebihan sebagai pelampiasan emosi atau emotional eating juga menjadi sorotan. Makan untuk meredakan stres atau kesedihan sering kali berujung pada rasa bersalah dan penyesalan, yang justru memperparah kondisi mental. Siklus ini dapat meningkatkan risiko depresi jika tidak disadari dan dikendalikan.

Para ahli menekankan pentingnya membangun pola makan seimbang sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan mental. Mengonsumsi makanan segar, mengurangi gula dan makanan olahan, serta menjaga jadwal makan yang teratur dinilai mampu membantu menstabilkan suasana hati.

Temuan studi ini menjadi pengingat bahwa kesehatan mental tidak bisa dilepaskan dari gaya hidup, termasuk kebiasaan makan. Dengan memperbaiki pola konsumsi harian, risiko depresi dapat ditekan sekaligus meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pola makan kesehatan fisik kondisi mental asupan harian

Terkini | Kamis, 30/04/2026 00:19 WIB

News

Bus Jemaah Haji Kecelakaan di Madinah, Kemenhaj Pastikan Penanganan Optimal

News

KPK Buat Dua Kajian untuk Cegah Korupsi pada Sektor Kehutanan

News

ASDP Salurkan Bansos dan Gelar Pelatihan Kewirausahaan Masyarakat Bajoe

News

Perkuat Pembangunan Papua, Transmigrasi Patriot Dirancang Beri Dampak Nyata

News

Satgas PKH Didesak Sita Aset PT BS Kasus Lahan Ilegal di Rokan Hulu

News

Legislator Dorong Santunan Layak bagi Keluarga Guru Korban Tabrakan Kereta

News

Desakan Mundur Dirut KAI Usai Insiden Bekasi Terlalu Prematur

News

Belajar dari Tiongkok, Pemerintahan Prabowo Percepat Pengentasan Kemiskinan

News

Triwulan I, Throughput PTP Nonpetikemas Capai 12,84 Juta Ton

News

Tumbuhkan Ekonomi, MBG Harus Mampu Jadi Platform Pangan Terintegrasi

News

Dosen dan Taruna Pelayaran RI Berpeluang Studi dan Riset ke Panama

News

Suami Bupati Pekalongan Bungkam Usai Diperiksa KPK

Ekonomi

Kuartal I, Penerimaan Sektor Digital Capai Rp4,48 Triliun

News

Cak Imin-Gus Ipul Bicara Sekolah Rakyat, Ditargetkan Capai 400 Ribu Siswa

News

DPR Minta Pengawasan dan Penindakan Diperketat di Perlintasan Sebidang

Ekonomi

BP BUMN Pastikan Penanganan dan Santunan Bagi Korban di Bekasi Timur

News

KPK Dalami Pihak Pemberi Modal Politik Sugiri Sancoko Jadi Bupati Ponorogo

News

Eks Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Tersangka Korupsi Dana PI 10 Persen

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777