https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Lestari Moerdijat: Segera Atasi Faktor Pemicu Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Eko Budhiarto | Kamis, 28/08/2025 15:20 WIB



Lestari Moerdijat: Segera Atasi Faktor Pemicu Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat. (Foto: Humas MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Perlu segera menerapkan langkah strategis untuk mengatasi sejumlah tantangan yang memicu kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Dibutuhkan sejumlah upaya yang mampu mengajak pihak-pihak terkait untuk bersama-sama mengatasi sejumlah faktor pemicu kekerasan terhadap perempuan dan anak," kata Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat, Kamis (28/8).

Hasil analisa Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengungkapkan lima faktor teratas yang memicu kekerasan terhadap perempuan dan anak yaitu ekonomi, pola asuh keluarga, penggunaan gadget, lingkungan, dan pernikahan anak usia dini.

Baca juga :
Ruang Damai Ajak Warganet Perangi Hoaks dan Kekerasan Digital

Menurut Lestari, faktor-faktor pemicu kekerasan terhadap perempuan dan anak itu harus segera diatasi dengan langkah-langkah yang terukur.

Sejumlah program pembangunan di tingkat pusat dan daerah, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, harus didorong agar dapat menginisiasi sejumlah upaya untuk mengatasi sejumlah faktor pemicu tersebut.

Baca juga :
Waspadai Berbagai Kasus Kanker pada Anak, Apa Saja Gejalanya?

Upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga, menurut Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, harus menjadi perhatian serius dalam proses pembangunan di setiap daerah.

Selain itu, tambah Rerie, peningkatan pemahaman masyarakat sejak dini terkait literasi digital juga harus menjadi prioritas untuk direalisasikan.

Baca juga :
Pakar Sodorkan Dua Terapi Tingkatkan Kesembuhan Kanker Anak

Tidak kalah penting, jelas Rerie, proses pembangunan yang mengedepankan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan juga harus diterapkan.

Rerie berpendapat, sejumlah langkah tersebut membutuhkan partisipasi aktif pemerintah pusat dan daerah, serta masyarakat dalam mewujudkannya.

Rerie sangat berharap dengan kolaborasi yang kuat antar pihak-pihak terkait dapat melahirkan sejumlah langkah strategis untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di tanah air.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Lestari Moerdijat Perempuan Anak Kekerasan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777