https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

BEM Diguyur Rp300 Juta, Kepala LLDikti Wilayah IV: Daripada Demo

Mutiul Alim | Sabtu, 09/08/2025 13:22 WIB



Pemerintah telah menyiapkan pendanaan khusus bagi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), yang dapat dimanfaatkan untuk membiayai kegiatan penelitian maupun pengembangan pengetahuan dan teknologi melalui pengajuan proposal. Kepala LLDikti Wilayah IV, Lukman (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah telah menyiapkan pendanaan khusus bagi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), yang dapat dimanfaatkan untuk membiayai kegiatan penelitian maupun pengembangan pengetahuan dan teknologi melalui pengajuan proposal.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IV, Lukman, mengatakan ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi, guna memfasilitasi ide-ide brilian yang dimiliki mahasiswa.

"BEM itu daripada demo, ayo mendingan BEM itu apa yang bisa dilakukan oleh BEM. Kita danai Rp200-300 juta per proyek unggulan mereka. Jadi sekarang kita kolaborasi saja daripada mengkritisi pemerintah," ujar Lukman saat ditemui di sela-sela Konvensi Sains Teknologi Industri Indonesia (KSTI) 2025, di Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (9/8).

Baca juga :
Legislator PDIP: Kelangkaan Solar Jangan Sampai Ganggu Distribusi Pupuk

Lebih lanjut, Lukman menyebut pendanaan ini berbeda dengan program kreativitas mahasiswa yang sebelumnya menyasar individu. Dia menggarisbawahi bahwa proposal proyek yang diajukan mesti ide-ide yang mampu memberikan dampak.

"Yang sekarang ini mahasiswa berkelompok di sesama perguruan tinggi, terutama BEM. Ayo BEM kreativitasnya apa? BEM bisa apa? Kita danai. Ini yang sedang kita optimalkan dan baru tahun ini," ujar Lukman.

Baca juga :
Banpang Tersendat, PDIP Soroti Kinerja Bulog dan Lonjakan Harga Pangan

Penelitian yang berdampak menjadi salah satu hal yang ditekankan sepanjang KSTI perdana ini. Lukmanul juga berharap KSTI 2025 ini menjadi momentum untuk menyusun Peta Jalan Riset dan Inovasi Teknologi, guna mewujudkan ketahanan dan kemandirian nasional.

"Peta jalan itu ada tentang kemandirian energi, kemandirian pangan, kemandirian bidang kesehatan, dan bidang teknologi. Ini tentunya yang paling penting pesan dari Pak Presiden, kita harus terjemahkan bagaimana Indonesia ini bisa mandiri," kata dia.

Baca juga :
Komisi IV Sayangkan Bulog Tak Mampu Realisasikan Bantuan Pangan Bagi KPM

"Dan target kita adalah Indonesia akan menjadi negara keempat yang maju pada tahun 2045. Itu harus dimulai dari saat ini. Dan dimulai dari produk bangsa," dia menambahkan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

LLDikti Wilayah IV Lukman Pendanaan BEM Mahasiswa Demo KSTI 2025

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777