https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Alasan Mengapa Tidur Baik Untuk Otak Anda

Redaksi | Senin, 19/02/2018 04:50 WIB



Oleh karena itu istirahat yang teratur akan membantu Anda mengoptimalkan sitem saraf Anda untuk bekerja lebih baik. Akan tetapi, berbeda halnya jika Anda tidak menjaga pola tidur Anda Ilustarsi Orang Tidur (Foto;UPi.com)
Jakarta - Tidur merupakan hal penting dalam kehidupan kita, karena hal itu baik untuk kesehatan, khususnya otak. studi terbaru menunjukkan bahwa ketika Anda beristirahat, maka otak Anda akan melakukan aktivitas yaitu membersihkan puing-puing dari pekerjaan sehari-hari Anda dan membantu mengatur ulang serta mengembalikan jaringan saraf sehingga mereka siap untuk beroperasi kembali pada kapasitas penuh ketika Anda terbangun. 
 
Oleh karena itu istirahat yang teratur akan membantu Anda mengoptimalkan sitem saraf Anda untuk bekerja lebih baik. Akan tetapi, berbeda halnya jika Anda tidak menjaga pola tidur Anda. Hal ini dapat merusak sitem kerja otak Anda, karena kurangnya istirahat guna mereinstall kembali sistem, sehingga siap untuk digunakan kemabli. 
 
Dalam sebuh penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Radiologi oleh tim peneliti asal Cina dan Eropa malaporkan analisis tentang bagaimana susah tidur dapat memepengaruhi jenis tertentu dari saraf otak, khususnya di bagian otak yang mengatur kognisi, emosi dan proses sensorik, sebagaimana dilansir pada Time. 
 
Para peneliti membandingkan gambar otak dari 23 orang yang menderita insomnia dan 30 orang yang normal. Mereka secara difokuskan pada volume materi putih, yang mewakili sel-sel saraf yang dilapisi protein khsusu yang disebut Myelin yang meningkatkan kemampuan mereka mengirim sinyal ke yang lainnya. 
 
Dalam penelitian itu menemukan bahwa orang-orang yang menderita insomnia memiliki perbedaan pada bagian tertentu dari otak yang dihubungkan kepada Myelin tidak memadai, sehingga mereka mengalami gangguan konektivitas ke saraf lainnya, sedangkan orang-orang yang normal tidak mengalami kendala tersebut. 
 
Bahkan dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa 83 persen atau lima dari enam saluran saraf utama berkurang bagi kalangan penderita insomnia, sehingga sebagian besar konsntrasi mereka menggunakan otak kanan, yang menjadi tempat pengaturan emosi, dan sensorik. Hal inilah yang membuat kebanyakan orang-orang yang tidak memiliki intensitas tidur yang sesuai akan sangat lamban dalam merespon sesuatu.   
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Tidur Insomnia Humanika

Terkini | Jum'at, 17/07/2026 18:55 WIB

Humanika

Timbangan Amal Auto Penuh, Ini 7 Kebiasaan Kecil yang Berpahala Besar

Gaya Hidup

Studi Ungkap Alasan Wanita Terlihat Lebih Jago Multitasking daripada Pria

News

Legislator NasDem Sebut KemenP2MI Sigap Tangani Aduan Pekerja Migran

News

China-Pakistan Serukan Iran dan AS untuk Menghentikan Permusuhan

News

Korupsi Febrie Adriansyah, Polisi Serahkan Tersangka dan Barbuk ke Kejagung

News

Berantas Rokok Ilegal Lebih Efektif Ketimbang Tambah Beban Pajak

News

Kejagung Periksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka

News

Trump Kesal Dikritik Netanyahu Soal Penjualan F-35 ke Turkiye

Humanika

Ini 6 Amalan yang Bisa Menerangi Gelapnya Alam Kubur Kamu Kelak

News

Puji Sistem Digital Inkop TKBM, Wamenaker Ingatkan Pentingnya Prioritas K3

News

Komisi IX Apresiasi Kinerja KemenP2MI, Dorong Penguatan Pemberantasan TPPO

News

Legislator PKB Desak Pertamina Segera Normalisasi Distribusi BBM di Sumut

News

DPR Soroti Selisih Harga BBM yang Picu Penyalahgunaan Subsidi

News

Baleg DPR Dorong RUU Masyarakat Adat Beri Kepastian Hukum Berkeadilan

News

KPK Cecar Anggota BPK Bobby Terkait Pengaturan Audit Muara Enim

News

KPK Selesaikan Laporan Amplop Raja Juli, Penyidikan Kasus Tetap Jalan

Gaya Hidup

Bahaya Asap Kebakaran Hutan, Bisa Rusak Paru-paru, Jantung hingga Otak

Olahraga

Ternyata Ini Alasan Ada Perebutan Peringkat Tiga Piala Dunia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777