https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mengapa Orang Cenderung Sok Tahu, Ini Jawabannya

Sundari | Selasa, 13/02/2018 02:54 WIB



Skenario pertama orang yang diteliiti diminta untuk menilai sejauh mana mereka tahu akan berbagai macam variasi topik yang diberikan kepada mereka. Ilustrasi

Jakarta - Pada umumnya orang suka banget berlagak tahu. Padahal penelitian membuktikan bahwa orang yang merasa lebih pintar dari orang lain,  cenderung akan mudah terjebak menjadi "sok tahu,". Atau istilah imiahnya `overclaiming,` merasa tahu akan sesuatu hal padahal sebenarnya tidak.

Mengapa orang mudah menjadi sok tahu alasannya bisa berbagai macam. Salah satunya adalah keinginan dalam diri orang untuk bisa mempengaruhi pikiran orang lain. Saat orang merasa dinilai oleh orang lain biasanya dia sedapat mungkin ingin terlihat pintar.

Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science, bulan Juli tahun lalu, peneliti dari Cornell University melakukan uji coba pada kecenderungan orang menjadi `sok tahu` dengan berbagai skenario.

Baca juga :
WHO Deklarasikan Status Gawat Darurat Wabah Ebola di Afrika
Skenario pertama orang yang diteliiti diminta untuk menilai sejauh mana mereka tahu akan berbagai macam variasi topik yang diberikan kepada mereka. Skenario kedua orang diminta untuk menilai sejauh mana dia mengetahui setiap tema dari 15 topik yang diberikan. Dalam eksperimen yang kedua 3 tema yang diberikan adalah tema yang ngawur. Hasilnya orang yang merasa tahu banyak atas tiap tema yang diberikan tenyata cenderung membenarkan tema-tema yang ngawur.

Skenario ketiga peserta tambahan diberikan tes yang sama tetapi separuh dari peserta tambahan itu, kemudian diberi wanti-wanti bahwa ada tema-tema yang ngawur. Hasilnya skenario ketiga secara umum memang sedikit mengurangi kecenderungan `sok tahu` tetapi tidak bisa menghilangkan temuan bahwa orang yang merasa tahu cenderung akan membenarkan tema-tema yang ngawur.

Baca juga :
7 Makanan Bergizi yang Bikin Kenyang Lebih Lama
Skenario terkahir, peneliti memanipulasi kecenderungan sok tahu orang-orang itu dengan membagi mereka menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama diberikan kuis geografi yang sulit, kelompok yang kedua diberikan kuis geografi yang mudah sedangkan kelompok ketiga tidak diberikan kuis. Hasilnya kelompok yang mendapatkan kuis geografi yang mudah gampang terjebak menjadi sok tahu bahkan membenarkan banyak hal ngawur yang diberikan kemudian.

Kesimpulannya, jika anda merasa tahu tentang sesuatu hal, akan lebih baik untuk mengecek kembali kebenaran akan hal itu. Karena jika anda menuruti keyakinan anda anda akan terjebak dalam perangkap membaca serampangan dan menangkap konsep yang sepertinya mudah, Kesimpulan lain menunjukkan bahwa orang yang merasa sudah banyak tahu cenderung kurang berminat untuk belajar lebih jauh.

Baca juga :
Lebanon Laporkan 2.969 Orang Tewas Akibat Serangan Israel Sejak Maret
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Sok Tahu Kesehatan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777