Sabtu, 18/04/2026 12:54 WIB

Lelucon Trump ke Putin: "Jangan Ikut Campur dalam Pemilu AS"





Dalam iven tersebut, Trump sempat melontarkan lelucon kepada Putin, agar Rusia tidak ikut campur dalam pemilihan umum AS pada 2020 mendatang.

Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: Reuters)

Osaka, Jurnas.com - Di tengah penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Osaka, Jepang, Presiden Amerika Serikat (AS) bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, pada Jumat (28/6).

Dalam iven tersebut, Trump sempat melontarkan lelucon kepada Putin, agar Rusia tidak ikut campur dalam pemilihan umum AS pada 2020 mendatang.

Sebab seperti diketahui, penyelidikan keterlibatan Rusia dalam pemilu 2016 terus berlangsung di AS, di mana Trump dituding meminta bantuan Moskow untuk memenangi pemilu.

"Tentu saja saya mau," kata Trump saat ditanya awak media apakah dia sudah memberi tahu Putin agar tak ikut campur dalam pemilihan 2020.

"Jangan ikut campur dalam pemilu AS, tolong," lanjut dia sembari menoleh ke arah Putin. Permintaan itu sempat diulang.

Sebelum pertemuan dengan Putin, Trump mengatakan bahwa dia berharap terjadi pembicaraan yang baik dengan pemimpin Rusia itu. Dia menolak memberikan lebih detail tentang isi pembicaraan.

"Apa yang akan saya katakan kepadanya bukan urusan Anda," tegas Trump.

Sebelumnya, pemimpin Demokrat Senat Chuck Schumer mendesak Presiden Trump supaya memperingatkan pemimpin Rusia tidak ikut campur tangan dalam pemilihan.

"Tidak hanya kepada Putin tetapi juga kepada semua musuh kita bahwa mengganggu pemilihan kita tidak dapat diterima, dan bahwa mereka akan membayar harga, jika mencoba," ujar Schumer.

Amerika Serikat dan Rusia juga berada di pihak yang berseberangan seiring meningkatnya konflik dengan Iran, yang menembak jatuh pesawat tak berawak Amerika pekan lalu.

Trump mematahkan kemungkinan serangan udara pembalasan, dan menekankan pada Jumat ini bahwa AS "tidak terburu-buru. Sama sekali tidak ada tekanan waktu" untuk meredakan ketegangan dengan Teheran.

KEYWORD :

Amerika Serikat Rusia Donald Trump Vladimir Putin




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :