Menteri Hanif Dhakiri
Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri mengisahkan perjalanan seorang bapak bernama Ali Imran yang hendak pergi ke sebuah pasar yang letaknya cukup jauh dari tempat tinggalnya. Ali Imran ingin mengajarkan kebijaksanaan pada anaknya yang masih kecil.
Ia dan anaknya tengah bersiap berangkat ke pasar dengan seekor keledai. Ali Imran duduk menunggang keledai itu, sedang sang anak berjalan disampingnya. Di tengah jalan, mereka berpapasan dengan kafilah. Salah satu orang dari kafilah itu mengomentari apa yang mereka lihat. "Dasar bapak tak tau diri, masak bapaknya naik keledai anaknya suruh jalan," ujarnya.
Ali Imran menanggapi hal tersebut dan membicarakan dengan anaknya. "Nak ternyata ini salah, jadi bapak dianggap tidak tau diri. Sudah, bapak turun kamu naik," setelah berpindah posisi, keduanya kembali melanjutkan perjalanan sampai akhirnya mereka bertemu dengan kafilah lagi. Kembali, salah seorang mengomentari seorang bapak yang berjalan kaki sedang anaknya menunggang keledai. "Ini anak gak tau diri, orang tua disuruh jalan, terus anaknya nangkring diatas keledai begitu," ujar salah seorang dari kafilah.
Ali Imran kembali menanggapi penyataan itu dengan membicarakan hal tersebut dengan anaknya. "nak salah lagi" katanya. Akhirnya sang anak diminta turun, keduanya sepakat berjalan kaki bersama sambil menuntun keledainya. Setelah cukup lama berjalan, lagi-lagi mereka berpapasan dengan kafilah yang kembali memberikan komentar. "Ini dasar orang bodoh, punya keledai kok malah dituntun doang. kenapa gak dinaikin," ujar salah seorang dari kafilah.
Mendengar hal itu Ali Imran dan anaknya memutuskan untuk menaiki keledai mereka bersama-sama. Melanjutkan perjalanan sampai kembali bertemu kafilah. "Ini dasar orang gak punya belas kasihan, keledai sekecil itu dinaiki dua orang, kebangetan ini," kata salah seorang dari kafilah. Mendengar hal itu, akhirnya mereka memutuskan untuk memanggul keledainya. Sampai akhirnya mereka kembali bertemu dengan Kafilah yang lagi-lagi mengomentari kegiatan bapak dan anak itu. "Ini dasar orang gila, punya keledai bukannya dinaikin malah dipanggul," katanya.
DPR Sebut Noel Tak Layak Dapat Amnesti
Menurut menaker, hikmah yang bisa dipetik dari peristiwa tersebut adalah mendengar itu bagus, tapi kalau terlalu banyak mendengar, pekerjaan tidak akan pernah selesai. ketika kita melakukan sesuatu, mengambil keputusan, pertimbangannya sudah banyak, prosesnya juga sudah dilakukan secara proporsional dan pada saat mengambil keputusan, harus mengambilnya dengan seluruh resikonya. Hal itu yang saat ini dilakukan oleh pemerintah.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Info Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri Menaker
























