Ilustrasi - Hari Penyu Laut Sedunia (Foto: Getty Images/Anthony Devlin)
Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 16 Juni, masyarakat global bersatu memperingati Hari Penyu Laut Sedunia (World Sea Turtle Day).
Momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan ancaman kepunahan yang dihadapi oleh reptil laut purba ini.
Dikutip dari berbagai sumber, pemilihan tanggal 16 Juni sengaja didedikasikan untuk menghormati hari kelahiran Dr. Archie Carr, seorang profesor zoologi terkemuka yang dikenal luas sebagai `Bapak Konservasi Penyu` berkat dedikasi seumur hidupnya dalam meneliti dan memperjuangkan perlindungan habitat penyu di seluruh dunia.
Penyu laut sendiri memegang peran krusial sebagai spesies kunci (keystone species) yang menjaga keseimbangan ekosistem maritim, mulai dari menjaga kesehatan terumbu karang hingga merawat padang lamun yang menjadi rumah bagi biota laut lainnya.
Sayangnya, keberadaan satwa yang telah hidup sejak zaman dinosaurus ini kian kritis akibat gempuran polusi sampah plastik di samudra, perubahan iklim yang mengacaukan suhu pasir tempat menetasnya telur, hingga maraknya perburuan liar dan perdagangan ilegal.
Melalui peringatan ini, media sosial dan berbagai komunitas global terus menyuarakan aksi nyata untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta menghentikan eksploitasi produk berbahan penyu demi memastikan kelestarian sang penjelajah samudra ini hingga masa depan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Hari Penyu Laut Sedunia World Sea Turtle Day 16 Juni Peringatan Dunia

















