Jum'at, 31/07/2026 23:24 WIB

Ini Azab Orang yang Bermuka Dua di Hari Kiamat dalam Hadis Nabi





Islam mengajarkan umatnya untuk selalu bersikap jujur, tulus, dan konsisten dalam perkataan maupun perbuatan.

Ilustrasi - ini balasan untuk orang yang bermuka dua saat hari kiamat tiba menurut hadis Nabi Muhammad SAW (Foto: Suara Muhammadiyah)

Jakarta, Jurnas.com - Islam mengajarkan umatnya untuk selalu bersikap jujur, tulus, dan konsisten dalam perkataan maupun perbuatan.

Sebaliknya, sifat bermuka dua atau berkata berbeda kepada setiap orang demi kepentingan pribadi termasuk akhlak yang tercela.

Rasulullah SAW memberikan peringatan keras tentang balasan bagi orang yang memiliki sifat tersebut. Beliau bersabda:

يَجِيءُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ذُو الْوَجْهَيْنِ دَالِعاً لِسَانَهُ فِي قَفَاهُ وَ آخَرُ مِنْ قُدَّامِهِ يَلْتَهِبَانِ نَاراً حَتَّى يَلْهَبَا جَسَدَهُ ثُمَّ يُقَالُ: هَذَا الَّذِي كَانَ فِي الدُّنْيَا ذَا وَجْهَيْنِ وَذَا لِسَانَيْنِ، يُعْرَفُ بِذَلِكَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Artinya: "Orang bermuka dua akan datang di Hari Kiamat dengan dua lidah, satu menjulur dari tengkuknya dan satu lagi dari depan mulutnya. Keduanya menyala dengan api hingga membakar tubuhnya. Lalu dikatakan: `Inilah orang yang di dunia bermuka dua dan berlidah dua.` Dia akan dikenali dengan itu pada Hari Kiamat." (Bihar al-Anwar, Jilid 72, hlm. 203).

Hadis ini menjadi pengingat agar setiap Muslim menjauhi sikap munafik dalam pergaulan, seperti berkata manis di hadapan seseorang tetapi menjelek-jelekkannya di belakang, atau menyampaikan ucapan yang berbeda demi mengambil keuntungan.

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa kejujuran dan ketulusan merupakan bagian dari akhlak mulia yang harus dijaga.

Sebaliknya, sifat bermuka dua bukan hanya merusak hubungan antarmanusia, tetapi juga mendatangkan balasan yang berat di akhirat sebagaimana digambarkan dalam hadis tersebut.

KEYWORD :

Info Keislaman Rasulullah SAW Bermuka Dua Hari Kiamat




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :