Komisi VI DPR RI memfasilitasi dialog antara manajemen PT SGN dan Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN SGN) bersama Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
Jakarta, Jurnas.com - Komisi VI DPR RI memfasilitasi dialog antara manajemen PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), PTPN, dan Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN SGN) bersama Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad guna mencari solusi atas berbagai aspirasi karyawan.
Pertemuan yang difasilitasi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan turut dihadiri Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini, Anggota Komisi VI DPR RI Nasim Khan dan Ketua SPBUN SGN Muhammad Rofiq itu berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (29/7).
Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini mengatakan, pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi antara perusahaan dan pekerja untuk mencari titik temu atas berbagai persoalan yang disampaikan.
"Yang memang kita komunikasikan jadi kita komunikasikan dengan DPR, dengan karyawan, lalu kemudian kita kan memfasilitasi. Komisi VI memfasilitasi antara korporasi, antara PTPN, SGN, dengan para karyawan dan akhirnya alhamdulillah ketemu di titik temu," ujar Anggia.
Menurutnya, sejumlah aspirasi yang disampaikan pekerja telah dibahas bersama dalam forum tersebut, termasuk mengenai bonus dan harmonisasi kebijakan di lingkungan perusahaan.
"Jadi yang memang kita cari kira-kira solusinya seperti apa. Ada beberapa tuntutan, misalnya ada bonus, lalu kemudian ada standarisasi harmonisasi yang memang sekarang sedang dilakukan itu juga. Jadi akan menjawab semua pertanyaan atau kebutuhan yang dituntut atau yang diaspirasikan oleh teman-teman dari para karyawan, demikian," katanya.
Anggia menegaskan, seluruh persoalan dibahas secara terbuka agar menghasilkan penyelesaian yang dapat diterima semua pihak.
"Intinya, intinya begitu. Jadi, semua masalah kita bicarakan gitu. Karena kan perusahaan banyak, apalagi PTPN itu kan luas banget ya. Luas banget karyawannya, apalagi ini tentang gula. Masa gula enggak ada manis-manisnya? Jadi kan nah manis kan? Sekarang udah tersenyum manis nih, semuanya udah bisa tersenyum," ujarnya.
Ia berharap hasil pertemuan tersebut menjadi kabar baik bagi para pekerja, khususnya di lingkungan SGN. "Kabar baik untuk seluruh karyawan SGN terutama, ya," kata Anggia.
Lebih lanjut, ia menyebut aspirasi para pekerja telah diterima dan saat ini tengah ditindaklanjuti oleh manajemen sesuai mekanisme yang berlaku.
"Untuk karyawan bahwa aspirasinya sudah diterima, manajemen juga sudah bisa menghitung, dan insyaAllah ini nanti juga nanti perkembangannya juga akan baik untuk apa untuk pabrik gula kita," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua SPBUN SGN Muhammad Rofiq mengapresiasi pimpinan DPR dan Komisi VI yang telah memfasilitasi komunikasi antara pekerja dan manajemen sehingga berbagai aspirasi dapat dibahas secara langsung.
"Jadi aspirasi kami alhamdulillah difasilitasi oleh Pak Dasco, Bu Anggia, dan Pak Nasim dari Komisi VI. Alhamdulillah segala apa yang menjadi tuntutan atau aspirasi kami diselesaikan dengan media komunikasi dengan pihak manajemen, sehingga apa yang menjadi aspirasi kami bisa terpenuhi," ungkap Rofiq.
Sebelumnya, aspirasi SPBUN SGN terkait bonus, apresiasi karyawan, serta harmonisasi remunerasi sempat disampaikan melalui surat resmi tertanggal 11 Juli 2026. Aspirasi tersebut kemudian difasilitasi oleh anggota Komisi VI DPR RI, Nasim Khan, hingga mendapat tanggapan dari direksi.
Manajemen PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dalam surat balasannya menyatakan memahami aspirasi pekerja sebagai bagian dari dinamika hubungan industrial dan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan karyawan serta keberlangsungan perusahaan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Komisi VI DPR Aspirasi Karyawan SGN Sinergi Gula Nusantara Serikat Pekerja SGN



























