Selasa, 16/06/2026 02:02 WIB

Kilas Balik Lahirnya Piala Dunia: Ini Sejarah dan Fakta Menariknya





Piala Dunia FIFA bukan sekadar turnamen sepak bola biasa, melainkan panggung olahraga terbesar di planet bumi yang menyatukan miliaran pasang mata.

Penyanyi Shakira melantunkan lagu Waka Waka di Piala Dunia edisi Afrika Selatan (Foto: Billboard)

Jakarta, Jurnas.com - Piala Dunia FIFA bukan sekadar turnamen sepak bola biasa, melainkan panggung olahraga terbesar di planet bumi yang menyatukan miliaran pasang mata.

Menjelang babak baru dalam sejarah sepak bola modern pada edisi 2026 ini, menarik untuk menengok kembali bagaimana kompetisi akbar ini lahir dari sebuah ambisi besar di awal abad ke-20.

Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah perjalanan panjang nan dramatis dari sejarah turnamen Piala Dunia.

Sebelum Piala Dunia lahir, kompetisi sepak bola internasional terbesar hanya terselenggara sebagai bagian dari Olimpiade. Namun, status kompetisi tersebut terbatas karena hanya boleh diikuti oleh para pemain amatir, bukan profesional.

Melihat batasan itu, Presiden FIFA ketiga asal Prancis, Jules Rimet, bersama dengan sekretaris jenderal Federasi Sepak Bola Prancis, Henri Delaunay, menggagas sebuah turnamen independen yang mempertemukan tim-tim nasional terbaik dari seluruh dunia tanpa memandang status amatir atau profesional para pemainnya.

Pada kongres FIFA tahun 1928, keputusan besar diambil, yakni turnamen sepak bola dunia resmi akan digelar setiap empat tahun sekali.

Uruguay terpilih sebagai tuan rumah edisi pertama pada tahun 1930. Alasan utamanya adalah keberhasilan negara tersebut meraih medali emas sepak bola di dua Olimpiade terakhir, sekaligus merayakan 100 tahun kemerdekaan Uruguay.

Namun, Piala Dunia pertama ini sempat diwarnai boikot terselubung. Karena masalah krisis ekonomi global akibat Great Depression dan perjalanan laut yang memakan waktu berminggu-minggu, banyak negara Eropa enggan berpartisipasi.

Pada akhirnya, turnamen perdana ini hanya diikuti oleh 13 negara tanpa melalui babak kualifikasi: tujuh dari Amerika Selatan, empat dari Eropa, dan dua dari Amerika Utara.

Tuan rumah Uruguay sukses keluar sebagai juara dunia pertama setelah menumbangkan rival abadi mereka, Argentina, dengan skor 4-2 di Stadion Centenario, Montevideo.

Seiring berjalannya waktu, turnamen ini mulai berkembang pesat, meski tidak luput dari konflik geopolitik.

Piala Dunia 1934 & 1938, bergantian diadakan di Italia dan Prancis. Edisi ini sempat diwarnai ketegangan politik menjelang Perang Dunia II, di mana rezim fasis Italia menggunakan turnamen ini sebagai alat propaganda.

Kemudian pada tahun 1942 dan 1946, akibat meletusnya Perang Dunia II, turnamen terpaksa dihentikan selama 12 tahun demi keamanan global.

Kembali Bergulir tahun 1950 dan Brasil dipilih menjadi tuan rumah pasca-perang untuk membangkitkan kembali gairah sepak bola dunia.

Edisi ini melahirkan drama "Maracanazo", saat Uruguay secara mengejutkan mengalahkan Brasil di final di depan hampir 200 ribu pendukung tuan rumah.

Hingga saat ini, Brasil masih memegang rekor sebagai tim tersukses di dunia dengan koleksi 5 trofi, disusul oleh Italia dan Jerman dengan masing-masing 4 trofi.

Dari sebuah ide sederhana di atas meja kerja Jules Rimet, kini Piala Dunia telah menjelma menjadi festival budaya dan olahraga terbesar yang melampaui batas-batas negara dan bahasa.

KEYWORD :

Piala Dunia 2026 Turnamen Dunia Jules Rimet Sejarah Piala Dunia




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :