Senin, 15/06/2026 23:41 WIB

Tujuh Peristiwa Penting di Bulan Muharram dalam Sejarah Islam





Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah dan termasuk salah satu dari empat bulan suci yang dimuliakan dalam Islam.

Ilustrasi - berbagai peristiwa penting dan bersejarah di bulan Muharram (Foto: Pexels/Tomáš Malík)

Jakarta, Jurnas.com - Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah dan termasuk salah satu dari empat bulan suci yang dimuliakan dalam Islam.

Bagi umat Muslim, Muharram bukan sekadar penanda pergantian tahun, tetapi juga menyimpan banyak peristiwa bersejarah yang memiliki makna spiritual mendalam.

Dalam perjalanan sejarah Islam, sejumlah peristiwa penting yang melibatkan para nabi hingga tokoh-tokoh besar umat Islam diyakini terjadi pada bulan Muharram, khususnya pada 10 Muharram atau Hari Asyura.

Peristiwa-peristiwa tersebut menjadi pelajaran berharga tentang keimanan, perjuangan, dan keteguhan dalam menjalankan perintah Allah SWT.

1. Diterimanya Taubat Nabi Adam AS

Salah satu peristiwa yang sering dikaitkan dengan bulan Muharram adalah diterimanya taubat Nabi Adam AS setelah beliau dan Siti Hawa diturunkan ke bumi.

Setelah memohon ampun kepada Allah SWT atas kesalahan yang dilakukan di surga, taubat Nabi Adam akhirnya diterima oleh Allah. Peristiwa ini menjadi simbol kasih sayang dan pengampunan Allah kepada hamba-Nya yang bertobat dengan sungguh-sungguh.

2. Nabi Nuh AS Selamat dari Banjir Besar

Menurut sejumlah riwayat, Nabi Nuh AS dan para pengikutnya berhasil selamat dari banjir besar yang menenggelamkan kaum yang ingkar kepada Allah.

Kapal yang dibangun atas perintah Allah akhirnya berlabuh dengan selamat setelah berbulan-bulan mengarungi banjir dahsyat tersebut.

3. Nabi Musa AS Diselamatkan dari Firaun

Peristiwa penting lainnya yang terjadi pada Hari Asyura adalah keselamatan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Firaun.

Allah SWT membelah Laut Merah sehingga Nabi Musa dan pengikutnya dapat menyeberang, sementara Firaun beserta pasukannya tenggelam. Peristiwa inilah yang menjadi salah satu dasar disunahkannya puasa Asyura bagi umat Islam.

4. Awal Penanggalan Kalender Hijriah

Muharram juga memiliki posisi istimewa karena ditetapkan sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriah. Penetapan kalender Hijriah dilakukan pada masa Khalifah Umar bin Khattab sebagai sistem penanggalan resmi umat Islam.

Meski peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW terjadi pada bulan Rabiul Awal, Muharram dipilih sebagai awal tahun Hijriah karena dianggap sebagai momentum dimulainya tekad hijrah dan pembaruan kehidupan umat Islam.

5. Hijrah Nabi Muhammad SAW Menjadi Tonggak Sejarah Islam

Peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah menjadi titik balik perkembangan Islam. Hijrah tersebut kemudian dijadikan dasar perhitungan kalender Hijriah karena menandai lahirnya masyarakat Islam yang mandiri dan kuat.

Meskipun hijrah secara fisik tidak terjadi pada bulan Muharram, semangat hijrah selalu dikaitkan dengan datangnya Tahun Baru Islam.

6. Syahidnya Husain bin Ali di Karbala

Salah satu peristiwa paling berpengaruh dalam sejarah Islam terjadi pada 10 Muharram tahun 61 Hijriah atau 680 Masehi, yaitu gugurnya cucu Nabi Muhammad SAW, Husain bin Ali, dalam Pertempuran Karbala.

Peristiwa ini menjadi momen penting yang dikenang oleh umat Islam di berbagai belahan dunia sebagai simbol perjuangan melawan ketidakadilan dan mempertahankan kebenaran.

7. Hari Asyura yang Sarat Makna

Tanggal 10 Muharram atau Hari Asyura menjadi salah satu hari paling istimewa dalam kalender Islam.

Selain dikaitkan dengan keselamatan Nabi Musa AS, hari ini juga dikenal sebagai waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, berpuasa, serta melakukan amal kebajikan.

Banyak ulama menyebut Hari Asyura sebagai momentum refleksi atas berbagai peristiwa besar yang terjadi sepanjang sejarah para nabi.

KEYWORD :

Info Keislaman Tahun Baru islam Bulan Muharram Sejarah Islam




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :