Selasa, 16/06/2026 12:13 WIB

Diskusi di UGM Ricuh, Budiman Sudjatmiko Diteriaki Pengkhianat Reformasi





Di tengah aksi tersebut, terdengar teriakan yang menyebut Budiman Sudjatmiko sebagai

Viral! Diskusi Sudaryono-Budiman Sudjatmiko di UGM Ricuh, Teriakan Revolusi Menggema (Foto: Tangkapan Layar/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Cuplikan video diskusi bertajuk “Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia” yang digelar di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin malam (15/6/2026), viral di media sosial setelah acara tersebut berujung ricuh.

Diskusi yang menghadirkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, serta Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) RI Budiman Sudjatmiko itu terhenti akibat aksi protes sejumlah mahasiswa yang hadir di lokasi.

Video kericuhan tersebut salah satunya diunggah melalui akun TikTok milik Sudaryono yang telah bercentang biru. Dalam rekaman berdurasi sekitar tiga menit itu, Budiman Sudjatmiko terlihat sedang berbicara dengan nada tegas.

"Jangan ada yang menyentuh Tio. Setersinggung apa pun jangan punya pikiran untuk membuat manuver yang mencelakai dia," kata Budiman dalam video tersebut.

Tak lama setelah pernyataan itu disampaikan, suasana forum mulai memanas, suara sirine menggema. Sejumlah peserta yang diduga mahasiswa terdengar berteriak dan menyampaikan protes dari area diskusi.

Ketegangan semakin meningkat ketika puluhan mahasiswa tiba-tiba merangsek naik ke atas panggung. Mereka kemudian membentangkan sejumlah spanduk bernada kritik, di antaranya bertuliskan "UGM Menolak Pengkhianat Reformasi" dan "UGM Menolak Penjilat Rezim".

Di tengah aksi tersebut, terdengar teriakan yang menyebut Budiman Sudjatmiko sebagai "pengkhianat reformasi". Teriakan itu disambut riuh peserta lain hingga membuat jalannya diskusi tidak lagi kondusif.

Kericuhan bermula saat Budiman mendapat kesempatan berbicara dalam sesi diskusi. Dalam forum itu, ia sempat menantang mahasiswa untuk menyampaikan kritik secara langsung di ruang diskusi terbuka dibandingkan hanya menyuarakannya melalui media sosial.

Namun ajakan tersebut justru memicu respons keras dari sebagian peserta yang hadir. Selain meneriakkan kritik kepada Budiman, seorang peserta yang menggunakan pengeras suara juga terdengar melontarkan sindiran terhadap program pemerintah.

Ada yang berteriak bahwa "SPPG, `Satuan Penjilat Prabowo-Gibran`," terdengar dalam video yang beredar.

Di sisi lain, sejumlah peserta juga terdengar mengajak dialog secara terbuka.

"Anda pro demokrasi tidak? Kalau pro demokrasi ayo kita dialog," teriak salah seorang peserta dalam forum tersebut.

Situasi semakin tidak terkendali ketika sejumlah peserta yang telah berada di atas panggung saling melompat sambil meneriakkan kata "revolusi" secara berulang.

"Revolusi... revolusi... revolusi..." teriak massa dalam video tersebut.

Moderator dan petugas keamanan kemudian berupaya meredam situasi agar forum kembali kondusif. Terdengar moderator beberapa kali meminta peserta untuk menenangkan diri.

"Sudah ya... sudah ya..." ujar moderator dalam video tersebut.

Menjelang akhir video, terlihat spanduk bertuliskan "UGM Tolak Penjilat Rezim" masih terbentang di area diskusi. Petugas kemudian mengamankan para narasumber untuk keluar dari lokasi kegiatan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Hingga berita ini ditulis, video yang diunggah akun TikTok Sudaryono tersebut telah ditonton lebih dari 441,4 ribu kali, mendapatkan sekitar 19,1 ribu tanda suka, dan memicu sedikitnya 2.914 komentar dari warganet.

Beragam tanggapan pun bermunculan di media sosial. Sebagian netizen mendukung aksi mahasiswa sebagai bentuk penyampaian aspirasi, sementara sebagian lainnya menilai protes seharusnya dilakukan tanpa mengganggu jalannya forum diskusi. (*)

KEYWORD :

Mahasiswa UGM Pembubaran Diskusi Budiman Sudjatmiko Penghianat Reformasi GIK UGM




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :