Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan
Jakarta - Polemik antara Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait pengadaan senjata api menjadi sorotan publik. Langkah Menkopolhukam Wiranto dalam menuntaskan polemik tersebut mendapat apresiasi dari DPR.
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan, meski harus melalui mitra kerja di DPR, baik Komisi I dan Komisi III, langkah Mekopolhukam dalam menyatukan persepsi antara Panglima TNI dan Kapolri mendapat apresuasi."Saya sangat mengapresiasi langkah pemerintah Menkopolhukam untuk menyamakan persepsi TNI dan Kapolri karena apapun itu keduanya ini kan abdi negara, abdi masyarakat kedua-duanya juga menggunakan APBN yang dibahas sama dengan DPR," kata Taufik, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (2/10).Hal itu menanggapi pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo terkait pembelian senjata api oleh institusi di luar militer dengan mengatasnamakan Presiden Jokowi. Disusul dengan adanya pengiriman senjata api dan amunisi untuk Brimob yang tertahan di Bandara Soekarno Hatta.Baca juga :
Panglima Rotasi 177 Pati di Lingkungan Mabes TNI
Panglima Rotasi 177 Pati di Lingkungan Mabes TNI
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Menkopolhukam Wiranto Panglima TNI Penyelundupan 5000 Senjata

























