Marc Marquez
Jakarta - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez kecewa dengan ulah beberapa penonton yang mencemooh dirinya saat menjadi kampiun di sirkuit San Marino, Misano pada Minggu (10/9).
Menurutnya, apa yang dilakukan para penonton tersebut tidak manusiawi. Pasalnya, seorang pebalap harusnya mendapat apresiasi karena telah mempertahuhkan nyawa di atas balapan demi memanjakan mata penonton.
"Kami melaju 300 km per jam di atas lintasan, menggeber habis-habisan, mempertaruhkan nyawa, dan kami bisa saja cedera. Aku harap nantinya para penggemar paling tidak melakukannya dengan rider mana pun karena rasanya tidaklah menyenangkan," ungkap Marquez
Dilansir Crash.net, pebalap asal Spanyol itu memang sudah mendapatkan cibiran dan sorakan (diremehkan, Red) saat terjatuh di sesi latihan terbuka di Misano. Ditambah lagi saat naik ke podium setelah menjadi kampiun di sirkuit tersebut.
"Sejujurnya itu membuatku sedih. Saya bisa memahami saat di podium, yang saya tak habis pikir adalah saat jatuh dan (penonton) di grandstand berteriak kegirangaan," ujar Marquez.
MotoGP San Marino merupakan balapan kandang dari Valentino Rossi, yang kali ini absen akibat cedera. Marquez, dan Jorge Lorenzo, acapkali memang dapat cemoohan di Misano terkait dengan insiden yang melibatkan mereka bertiga pada MotoGP 2015.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Marquez MotoGP Honda
























