Jum'at, 16/10/2026 19:29 WIB

Komandan Houthi Tewas di Bentrokan dengan Pasukan Pemerintah Yaman di Taiz





Seorang komandan kelompok Houthi dilaporkan tewas dalam bentrokan dengan pasukan pemerintah Yaman di dekat Gunung Han, Kota Taiz, wilayah barat daya Yaman

Kelompok Houthi di Yaman (Foto: Arab News)

Jakarta, Jurnas.com - Seorang komandan kelompok Houthi dilaporkan tewas dalam bentrokan dengan pasukan pemerintah Yaman di dekat Gunung Han, Kota Taiz, wilayah barat daya Yaman.

Kematian tersebut diumumkan oleh Fayyad al-Noman, juru bicara media Yaman, melalui platform media sosial X pada Jumat.

Al-Noman mengidentifikasi komandan yang tewas itu sebagai Abdulrahman Mohammed Sufyan Wajih al-Din, yang dikenal dengan nama Abu al-Karrar. Ia menyebut Abu al-Karrar berpangkat brigadir jenderal sekaligus menjabat sebagai direktur Dhi al-Sufal di Provinsi Ibb.

Namun, Al-Noman tidak menjelaskan kapan bentrokan tersebut terjadi ataupun mengungkapkan secara terperinci bagaimana komandan Houthi itu tewas. Hingga laporan tersebut disampaikan, belum ada tanggapan langsung dari pihak Houthi mengenai kabar kematian Abu al-Karrar.

Taiz selama ini menjadi salah satu garis depan utama dalam konflik berkepanjangan di Yaman. Pasukan pemerintah dan kelompok Houthi berulang kali terlibat bentrokan di sekitar kota tersebut, menjadikannya salah satu wilayah penting dalam dinamika pertempuran di negara itu.

Konflik Yaman meningkat sejak kelompok Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sejumlah provinsi lainnya pada 2014. Perkembangan tersebut kemudian mendorong koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi militer pada 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

Kematian Abu al-Karrar menambah laporan mengenai bentrokan antara kelompok Houthi dan pasukan pemerintah di Taiz. Meski demikian, belum ada informasi lebih lanjut mengenai dampak insiden tersebut terhadap situasi keamanan maupun perkembangan pertempuran di wilayah itu. (*)

KEYWORD :

Komandan Houthi Tewas Kelompok Houthi Pemerintah Yaman Kota Taiz




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :