Rabu, 12/08/2026 17:03 WIB

Legislator Kecam Hafalan Al-Quran Dijadikan Promosi Minuman Beralkohol





Jangan sampai setelah viral dan masyarakat marah, baru kemudian menyadari ada yang salah

Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania. (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania mengecam aksi promosi minuman beralkohol bermerek “Newport” yang menjadikan hafalan ayat suci Al-Quran sebagai syarat untuk mendapatkan produk tersebut dalam sebuah festival musik di Jakarta.

Menurut Dini, masyarakat pada dasarnya terbuka terhadap kreativitas generasi muda, termasuk penyelenggaraan festival musik sebagai ruang hiburan.

Namun, kreativitas tidak boleh dilakukan dengan mempermainkan atau mengeksploitasi simbol dan kesucian agama untuk kepentingan promosi produk.

“Yang dipertontonkan adalah hafalan Al-Quran dengan imbalan minuman beralkohol. Ini sangat tidak pantas dan melukai perasaan umat Islam,” kata Dini di Jakarta, Rabu (12/8).

Dia menegaskan, terdapat batasan yang harus dihormati dalam setiap kegiatan promosi. Kesucian agama, kata dia, tidak seharusnya dijadikan gimmick pemasaran untuk menarik perhatian masyarakat.

Dini pun mengecam keras peristiwa tersebut yang rekaman videonya telah beredar luas di media sosial. Menurutnya, kejadian tersebut tidak dapat dianggap sebagai bentuk kreativitas atau sekadar candaan dalam kegiatan hiburan.

Dia mengatakan permintaan maaf dari pihak terkait patut dihargai. Namun, permintaan maaf tersebut harus diikuti dengan evaluasi serius agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Jangan sampai setelah viral dan masyarakat marah, baru kemudian menyadari ada yang salah,” tegasnya.

Dini meminta penyelenggara festival maupun seluruh brand yang terlibat dalam kegiatan tersebut memiliki mekanisme pengawasan yang jelas terhadap setiap aktivitas promosi di dalam acara.

Menurutnya, pengawasan penting dilakukan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, materi promosi yang berpotensi menyinggung keyakinan atau nilai-nilai agama dapat dicegah sebelum ditampilkan kepada publik.

Sebelumnya, beredar rekaman video di media sosial yang memperlihatkan stan minuman beralkohol Newport. Dalam video tersebut terdengar suara seseorang yang diduga membaca ayat suci Al-Quran menggunakan pengeras suara.

Aksi tersebut diduga dilakukan sebagai bagian dari promosi produk minuman beralkohol dalam sebuah festival musik yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu.

Pihak pembawa acara di stan tersebut maupun penyelenggara festival musik telah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan menyatakan akan melakukan evaluasi.

 

 

 

KEYWORD :

Warta DPR Komisi VIII Dini Rahmania promosi Newport minuman beralkohol ayat al-quran




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :