Sabtu, 26/09/2026 22:06 WIB

Ini Durasi Tidur Ideal bagi Anak Berdasarkan Tahapan Usia





Tidur yang cukup dan berkualitas merupakan salah satu faktor paling krusial dalam mendukung proses tumbuh kembang anak.

Ilustrasi bayi berusia dua bulan (Foto: Earth)

Jakarta, Jurnas.com - Tidur yang cukup dan berkualitas merupakan salah satu faktor paling krusial dalam mendukung proses tumbuh kembang anak.

Saat tidur, tubuh anak memproduksi hormon pertumbuhan, memperbaiki jaringan sel, serta mengoptimalkan perkembangan kognitif dan sistem kekebalan tubuh.

Kebutuhan waktu tidur setiap anak berbeda-beda dan sangat bergantung pada tahapan usianya.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini panduan durasi tidur anak yang ideal berdasarkan tahapan usianya:

1. Bayi Baru Lahir (0-3 Bulan)

Pada fase awal kehidupan, bayi membutuhkan waktu tidur paling banyak, yakni sekitar 14 hingga 17 jam per hari. Durasi ini biasanya terbagi menjadi beberapa sesi tidur pendek yang berlangsung antara 2 hingga 4 jam, baik pada siang maupun malam hari. Hal ini wajar terjadi karena bayi baru lahir belum memiliki ritme sirkadian (jam biologis) yang teratur.

2. Bayi (4-11 Bulan)

Memasuki usia ini, kebutuhan tidur bayi sedikit menurun menjadi 12 hingga 15 jam per hari. Pola tidur mereka umumnya sudah mulai berpola, dengan durasi tidur malam yang lebih panjang (sekitar 9-12 jam) dan ditambah dengan jadwal tidur siang sebanyak satu hingga empat kali.

3. Batita (1-2 Tahun)

Anak usia bawah tiga tahun (batita) idealnya membutuhkan waktu istirahat selama 11 hingga 14 jam dalam sehari. Pada tahapan ini, jadwal tidur siang biasanya mulai menyusut menjadi hanya satu atau dua kali sehari dengan durasi sekitar 1 hingga 3 jam. Sisa kebutuhan istirahat tersebut dihabiskan untuk tidur malam yang pulas.

4. Prasekolah (3-5 Tahun)

Anak-anak pada usia prasekolah (TK atau PAUD) membutuhkan durasi tidur sekitar 10 hingga 13 jam per hari. Memasuki fase ini, banyak anak yang secara alami mulai meninggalkan kebiasaan tidur siang.

Oleh karena itu, orang tua perlu memajukan jadwal tidur malam anak agar total kebutuhan istirahat hariannya tetap tercukupi dengan baik.

5. Usia Sekolah (6-12 Tahun)

Seiring dengan meningkatnya aktivitas fisik, sosial, dan akademik akademik, anak usia sekolah membutuhkan waktu tidur antara 9 hingga 12 jam per malam.

Kurangnya jam tidur pada usia ini dapat berdampak langsung pada penurunan tingkat konsentrasi di sekolah, memicu perubahan suasana hati yang drastis, hingga meningkatkan risiko obesitas.

6. Remaja (13-18 Tahun)

Meski postur tubuh mereka sudah menyerupai orang dewasa, remaja tetap membutuhkan waktu tidur yang lebih panjang dari orang dewasa, yakni sekitar 8 hingga 10 jam per malam.

Pergeseran ritme biologis saat pubertas sering kali membuat remaja kesulitan tidur cepat di malam hari. Di sisi lain, kewajiban bangun pagi untuk sekolah mengharuskan mereka menjaga kedisiplinan jadwal tidur agar terhindar dari kondisi kurang tidur kronis.

KEYWORD :

Durasi Tidur Tips Kesehatan Tahapan Usia




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :