Sabtu, 25/04/2026 22:55 WIB

Michael Wattimena Ingin PIKI jadi Kekuatan Intelektual yang Progresif





Kita ingin organisasi ini menjadi kekuatan intelektual yang progresif, relevan, dan mampu menghadirkan solusi konkret bagi persoalan bangsa.

Politikus Demokrat Michael Wattimena maju menjadi calon Ketua Umum Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI). (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Kontestasi menuju Kongres VII Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) pada akhir April 2026 kian menghangat.

Sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat Ketua Umum, salah satunya Michael Wattimena yang disebut mendapat dukungan dari berbagai pengurus daerah.

Michael menyatakan kesiapannya maju bersama anggota DPD RI, Penrad Siagian, sebagai pasangan calon Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal untuk periode 2026–2030.

Selain dirinya, bursa calon Ketua Umum juga diisi oleh nama-nama seperti Badikenita Putri Sitepu (petahana), Audy Wuisan, serta Iwan Butarbutar.

Pemilihan ini dinilai krusial karena akan menentukan arah gerak organisasi intelektual Kristen tersebut dalam merespons berbagai isu kebangsaan. PIKI sendiri telah berdiri sejak 19 Desember 1953 dan selama ini dikenal sebagai wadah cendekiawan Kristen di Indonesia.

Michael menegaskan, pencalonannya dilandasi keinginan untuk mendorong perubahan mendasar dalam tubuh organisasi. Ia menilai PIKI tidak boleh terjebak dalam aktivitas rutin yang minim dampak nyata.

“PIKI harus berani keluar dari zona nyaman. Kita ingin organisasi ini menjadi kekuatan intelektual yang progresif, relevan, dan mampu menghadirkan solusi konkret bagi persoalan bangsa,” ujarnya.

Dengan mengusung semangat “bertanding untuk bersanding” dalam melayani gereja, masyarakat, dan negara, Michael menilai PIKI perlu bertransformasi menjadi motor penggerak perubahan, bukan sekadar ruang diskusi.

Menurutnya, kontribusi pemikiran PIKI selama ini belum optimal, baik dalam memberikan masukan kepada pemerintah maupun dalam menjawab tantangan sosial dan ekonomi.

“Tidak cukup hanya berdiskusi. PIKI harus tampil memimpin dan memberikan dampak nyata,” tegasnya.

Michael Wattimena sendiri merupakan mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat. Saat ini, ia menjabat sebagai Komisaris di PT Pertamina International Shipping (PIS) serta Tenaga Ahli Menteri ESDM. Ia juga pernah maju sebagai calon Wakil Gubernur Maluku.

Dalam pandangannya, situasi global yang tengah diliputi ketidakpastian geopolitik menuntut peran aktif seluruh elemen bangsa, termasuk kalangan intelektual.

Ia pun mengapresiasi langkah pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga stabilitas nasional di tengah tekanan global.

“Di tengah dinamika geopolitik dunia, kondisi Indonesia relatif tetap terjaga. Ini perlu didukung dengan kontribusi pemikiran dari berbagai elemen, termasuk PIKI,” katanya.

Ke depan, Michael berharap PIKI dapat menjadi rumah besar bagi para intelektual Kristen untuk memberikan kontribusi nyata melalui gagasan dan keilmuan, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan nasional.

 

 

 

 

KEYWORD :

Kongres VII PIKI Michael Wattimena calon Ketum persatuan kristen




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :