Sabtu, 18/04/2026 01:00 WIB

Jangan Rusak Makna Idul Fitri dengan Pamer Harta





Kepada para pejabat maupun masyarakat umum untuk tidak merusak kebahagiaan Idul Fitri dengan sikap pamer-pamer

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin. (Foto Istimewa)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta para pejabat dan masyarakat umu tidak merusak makna Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah dengan pamer harta yang dimiliki. Bagi umat muslim, perayaan Idul Fitri harus dimaknai sebagai hari kemenangan.

Wapres juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar mengimplementasikan sikap sederhana pada perayaan Idul Fitri. “Kepada para pejabat maupun masyarakat umum untuk tidak merusak kebahagiaan Idul Fitri dengan sikap pamer-pamer seperti itu, yang tidak terpuji, bahkan bisa menyakiti orang lain", ujar Wapres, Minggu (23/4).

Memang di dalam wilayah Hari Raya Idul Fitri itu, kita suruh pakai pakaian yang baik, tapi yang baik itu ya tentu sesederhana mungkin. "Saya mengajak semua pihak untuk bersikap sederhana,” ujar Wapres.

Lebih lanjut mantan Ketua Umum MUI itu menyampaikan, kesederhanaan ini sesuai dengan nasihat sahabat Rasulullah, Ali bin Abu Thalib.

“Jangan bicara tentang hartamu di hadapan orang lain, jangan bicara kesehatanmu di hadapan orang yang sakit, jangan bicara kekuatanmu di depan orang yang lemah, jangan bicarakan orang yang sedih di depan orang yang bahagia, jangan bicara kebebasanmu di depan orang yang terpenjara, jangan bicara tentang anak muda di depan orang yang tidak punya anak, jangan bicara tentang orang tuamu di depan anak yatim. Ini semua akan menyakiti mereka yang tidak mempunyai apa-apa seperti yang kita miliki,” tutur Wapres.

Di sisi lain, Wapres pun mengingatkan bahwa di dalam harta atau kekayaan yang dimiliki seorang individu terdapat milik orang lain di dalamnya. Untuk itu, Wapres mengajak seluruh masyarakat untuk saling berbagi dan membantu agar perayaan Idul Fitri ini semakin dirasakan lagi kebahagiaannya oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kita boleh saja punya harta, punya kekayaan, mungkin Allah memberikan rezeki kepada kita. Tetapi sebaiknya jangan kita pamerkan, kita sederhana saja. Dan bahkan kalau bisa justru apa yang kita punya itu, kita bagikan kepada orang-orang di sekitar kita," papar Wapres.

Nabi mengatakan begitu, siapa yang di hari raya punya kelebihan, nah kelebihannya berikan kepada tetangganya. “Seperti dicontohkan oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam. Karena memang kebahagiaan itu tidak berarti harus kita tunjukkan dan kita pamerkan,” tandasnya.

 

KEYWORD :

Wapres Ma’ruf Amin Idul Fitri kesederhanaan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :