Pelatih Barcelona Xavi Hernandez (Foto: Marca)
Riyadh, Jurnas.com - Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez menyesal terlambat memainkan Ansu Fati, dalam laga kontra Real Betis di semifinal Piala Super Spanyol pada Jumat (13/1) dini hari.
Pemain 20 tahun itu memulai laga dari bangku carangan. Dia masuk saat pertandingan normal menyisakan waktu empat menit dan berhasil mencetak gol pada menit ke-93.
Ansu Fati berpeluang mencetak dua gol tambahan, namun tendangannya berhasil ditepis dengan sempurna oleh penjaga gawang Real Betis, Claudio Bravo.
Pertandingan 90 menit ditambah dua kali babak tambahan tidak menyisakan pemenang, sehingga laga harus dilanjutkan ke babak adu penalti. El Blaugrana menang dengan keunggulan 4-2.
"Saya seharusnya mengganti Ansu lebih cepat. Itu adalah kesalahan saya. Dia dalam kondisi yang baik dan saya senang untuknya," ujar Xavi dikutip dari Goal.
UEFA Tak Berdaya Larang Barcelona Main di AS
Fati masih berjuang menemukan penampilan terbaiknya musim ini. Pemain Spanyol itu telah mencetak lima gol dalam 24 penampilan, tetapi baru memulai tujuh pertandingan.
Dan saat melawan Real Betis, dia menunjukkan alasan masih dianggap sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa. Dia diharapkan masuk daftar starter final Piala Super Spanyol melawan Real Madrid akhir pekan ini.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Xavi Hernandez Barcelona Ansu Fati Piala Super Spanyol


















