Kylian Mbappe dan Neymar Junior (Foto: AFP)
Paris, Jurnas.com - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Christophe Galtier membantah rumor yang menyebutkan bahwa hubungan Kylian Mbappe dan Neymar kian memburuk.
Rumor ini mencuat setelah Mbappe tampak merajuk setelah Neymar ngotot ingin mengambil penalti melawan Montpellier pekan lalu. Padahal Mbappe gagal pada percobaan yang pertama.
Bahkan, Mbappe tidak melakukan selebrasi setelah Neymar mengonversi tendangan penalti tersebut menjadi gol.
"Kami bertemu satu sama lain dengan cepat pada hari berikutnya untuk menyelesaikan semua itu, untuk mengatakan apa yang harus kami katakan satu sama lain," kata Galtier dikutip dari AFP pada Jumat (19/8).
"Kami memiliki minggu yang sangat menyenangkan di tempat kerja. Semua orang bekerja dengan baik. Saya menikmati semua sesi minggu ini dan fenomena ini menghilang dengan sangat cepat, yaitu sehari setelah pertemuan kami," lanjut dia.
Galtier juga menjelaskan perihal urutan penendang penalti PSG. Saat ini, Mbappe menduduki posisi pertama, lalu dilanjutkan dengan Neymar. Sergio Ramos dan Lionel Messi juga masuk dalam daftar.
"Penting bagi striker kami untuk mencetak gol, untuk menjaga kepercayaan diri," imbuh dia.
Musim lalu, Mbappe adalah pemain PSG yang luar biasa, mencetak 39 gol di semua kompetisi, sementara Neymar berjuang menemukan bentuk terbaiknya. Namun, pemain Brasil 30 tahun itu tampak segar kembali musim ini, mencetak lima gol dalam tiga pertandingan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Neymar Kylian Mbappe Paris Saint-Germain PSG
























